Wawancara Khusus Wakil Ketua Umum Dengan Dr.Zakir Naik

Di sela-sela acara Konfrensi Pemuda Islam WAMY ( World Assambly of Moslem Youth ) di Jakarta, Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil (MI) ,Wakil Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah mendapat kesempatan untuk mewawancarai Dr.Zakir Naik (ZN),Pendiri dan Presiden IRF (Islamic Research Foundation) dan seorang penulis dan penceramah Islam kaliber internasional dari India, Senin 4 Oktober 2010 di Suite Room Hotel Sulthan Jakarta. Berikut petikan wawancara tersebut :

MI : Kami menyampaikan salam hangat kepada anda atas kunjungan di Indonesia , sebuah negeri dengan populasi muslim terbesar di dunia.

ZN : Terima kasih , dan anda juga perlu tahu bahwa India menempati peringkat kedua (populasi muslim terbesar di dunia).

MI : Bagaimana anda melihat Indonesia ?

ZN : Saya sangat senang dapat berkunjung ke negeri  dengan populasi muslim terbesar di dunia ini, walau sebenarnya saya belum bisa berkomentar banyak karena selama 2 hari ini hanya berada di sekitar hotel ini saja.

MI : Hal itu berarti anda harus berkunjung lagi secara khusus ke Indonesia.

ZN : Insya Allah

MI : Mr.Naik , anda adalah seorang yang sangat dikenal di sini, terutama di kalangan aktivis muda Islam, kami sangat kagum atas kemampuan anda menghapal dan memahami Al Qur’an , Al Hadits , bahkan kitab-kitab agama lain  – masya Allah

Bagaimana anda belajar semua ini padahal kami ketahui anda adalah seorang dokter medis ?

ZN : Alhamdulillah saya belajar Islam dari membaca dan menyaksikan pelajaran-pelajaran tentang Islam, saya tidak belajar secara formal. Secara khusus saya mendapat spirit yang sangat banyak setelah bertemu dengan Syekh Ahmad Deedat (Rahimahullah).

MI : Akhir- akhir ini hubungan antara umat beragama cukup memanas, terutama Islam dan umat beragama lain, apalagi jika dikaitkan dengan isu terrorisme, sampai-sampai ada yang ingin membakar al Quran (bahkan sudah ada yang melakukannya)! Bagaimana pandangan anda tentang masalah ini?

ZN : Sebetulnya hal seperti ini adalah suatu bentuk propaganda untuk menyudutkan kaum muslimin, namun yang menjadi kenyataan justru semakin mereka memojokkan Islam justru orang semakin tertarik kepada Islam , jumlah pemeluk Islam semakin bertambah dari hari kehari.

MI : Diantara problema yang menjadi tema penting di kalangan aktivis dakwah Islam adalah Islam dan Media, di mana sering sekali media tidak menunjukkan dukungannya pada dakwah Islam.Bagaimana pandangan dan saran anda ?

ZN : Media seharusnya menjadi (salah satu) fokus perhatian kita saat ini. Media mempengaruhi pola pikir dan perilaku manusia dengan sangat kuat,
Namun ternyata kenyataannya sangat menprihatinkan, sebagi contoh (maaf), di Indonesia sebagai Negeri dengan populasi muslim terbesar di dunia , tidak ada satu pun Chanel Televisi Islam / dakwah.

Kami , kaum muslimin di India, berusaha untuk fokus dalam masalah ini, Alhamdulillah  Channel Peace TV yang kami bangun, menjadi Channel Islam yang paling banyak ditonton, setelah lima tahun beroperasi dengan program bahasa Inggris dan Urdu Insya Allah dalam waktu dekat kami akan meluncurkan program bahasa Bangladesh.

MI : Mudah-mudahan ada juga nanti program dalam bahasa Indonesia.

ZN : Insya Allah, tapi anda bisa melakukannya sekarang dengan mendownload  siaran kami dan menyiarkannya dengan gratis, tanpa ada biaya apapun juga.

MI : Masya Allah.

MI : Islam juga sering dipojokkan dengan isu gender, dapatkah anda dengan singkat memaparkan pandangan anda dalam masalah ini?

ZN : Tema ini memerlukan penjelasan yang cukup panjang, cukup sulit menjelaskannya dalam waktu singkat, namun secara singkat Islam memandang laki-laki dan perempuan adalah sederajat dan setara walaupun tidak identik , dimana masing – masing memilki kodrat yang menjadikan adanya peran-peran kehidupan yang diemban oleh masing-masing secara khusus.

MI : Last but not least , (yang terakhir tapi bukan tidak penting), apa nasehat anda terhadap generasi muda Islam khususnya di Indonesia ?

ZN : Bacalah  Al Qur’an , hapalkan , pahami, dan amalkan ia sebagai petunjuk dan penuntun dalam  hidup anda , kemanapun ia beredar maka ikutilah ia, kemudian dakwahkan dan sampaikan.

MI : Terima kasih atas waktu anda , dan mewakili saudara-saudara yang lain kami ucapkan : nuhibbuka fillah …semoga kita dapat bertemu kembali.

Sekilas Tentang Dr.Zakir Naik

Zakir Naik bernama lengkap Zakir Abdul Karim Naik lahir 18 Oktober 1965. Ulama yang juga dokter ini memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra-India. Sejak 1991 ia menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.

Zakir Naik adalah pendiri dan Presiden Islamic Research Foundation (IRF) — sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TV gratis Peace TV dari Mumbai, India.

Naik telah mengadakan banyak debat dan ceramah di seluruh dunia, ia biasa mengadakannya di Mumbai, India, dan setiap tahun sejak 2007 ia memimpin “Konferensi Damai” 10 hari di Somaiya Ground, Sion, Mumbai dengan cendekiawan lainnya, termasuk politikus Malaysia, Anwar Ibrahim pada 2008.

Tahun 2004, Naik mengunjungi Selandia Baru dan kemudian ibu kota Australia atas undangan Islamic Information and Services Network of Australia.

Dalam terbitan 22 Februari 2009, Indian Express membuat daftar “100 Orang India Terkuat 2009″ di antara satu milyar penduduk India. Zakir Naik masuk peringkat 82. Dalam daftar khusus “10 Guru Spiritual Terbaik India”, Zakir Naik ada di peringkat 3, setelah Baba Ramdev dan Sri Sri Ravi Shankar, menjadi satu-satunya Muslim di daftar ini.
 

Artikulli paraprakLiga Pemuda Muslim Dunia
Artikulli tjetërDakwah, Jalan Menuju Kebahagiaan Hakiki

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini