Wasekjen IZO Keynote Speaker Word Zakat Forum 2010

Setelah pembukaan Konferensi Zakat Internasional oleh Menteri Agama Suryadarma Ali,Rabu  peserta mendengarkan materi pertama dari Wasekjen Internasional Zakat Organization (IZO) Datuk Mohammad Hassan bin Isa dari Malaysia.

Wasekjen IZO memberikan penjelasan singkat tentang sejarah dan latar belakang berdirinya IZO, yang berusaha membuat sebuah wadah untuk mempertemukan organisasi-organisasi pengelola zakat dari berbagai negara di dunia.

Materi kedua,dibawakan oleh Ketua BAZNAS (Badan Zakat Nasional) Prof. Dr.KH Didin Hafizhuddin. Dalam materinya beliau mengungkapkan bahwa indonesia memilih potensi sangat yang sangat besar dalam mengoptimalkan  Zakat.

Ada beberapa hal yang perlu dimaksimalkan, lanjut beliau, diantaranya adalah Penguatan SDM Amil Zakat, Penyaluran/Pendayagunaan yang terstruktur dalam bentuk zakat produktif yang memungkinkan mustahik bisa menjadi muzakki. “Diperlukan Sinergi atau kerjasama yang intens antara organisasi pengelola zakat di indonesia, antara asia tenggara bahkan di dunia, karena tidak mungkin pengentasan kemiskinan dilakukan sendiri-sendiri,” terang pakar ekonomi Syariah ini.

Pemateri yang lain, Prof. Dr.Arifin Md.Salleh dari Institut Kajian Zakat (IKAZ) Malaysia menjelaskan tentang peran penting institusi atau organisasi zakat dalam mendukung program pengelolaan zakat dunia yang memungkinkan zakat bisa dikelola dan bersinergi dengan institusi atau organisasi zakat dari dan ke beberapa negara yang berbeda. “Sekat-sekat wilayah yang dibatasi oleh sebuah negara dapat dihilangkan dengan adanya Forum Zakat ini sehingga pengelolaannya dapat berjalan dengan lebih efektif,” ungkap Dosen University Teknologi MARA Malaysia.

Di sisi lain, Sekjen Dewan Zakat H.Tulus mengatakan bahwa untuk mengatasi kemiskinan melalui dana zakat  perlu diperhatikan tiga  hal yakni Penguatanpendidikan padakelompok-kelompok sosial ekonomi rendah, Pemberdayaan lulusan sekolah/madrasah ketrampilan, serta   menggerakkan usaha kecil dengan membentukpusat-pusat 

Artikulli paraprakWahdah Tuan Rumah Perkemahan Pramuka Santri se-Makassar
Artikulli tjetërCitizen Reporter: Menteri Agama Buka World Assembly of Muslim Youth

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini