Issu fitnah terhadap wahdah Islamiyah sebagai bahagian dari jaringan teroris yang dibuat oleh Metro TV, menarik perhatian Pak JK. Hal itu terungkap saat berlangsungnya pertemuan Pimpinan Harian MUI dengan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres (Selasa 19/1/2016).

Saat Pak JK masuk ruangan beliau menyalami satu persatu Pimpinan Harian MUI. Saat bersalaman dengan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin yang juga sebagai Wakil Sekjen MUI Pusat. Pak JK lalu berbicara kepada seluruh hadirin bahwa Ustadz ini dituduh sebagai teroris, padahal saya sangat mengenalnya dan bahkan saya membantu Pesantrennya. Jadi kalau dia dituduh teroris maka saya bisa dituduh membantu teroris . Pernyataan Pak JK disambut dengan tawa seluruh hadirin yang memang telah mengetahui dan meyakini bahwa publikasi Metro TV tersebut adalah kekeliruan dan dan berbau fitnah.

Pak JK telah memberikan bantuan yang cukup besar pada Pesantren Wahdah Islamiyah. Berupa wakaf tanah lebih dari 3 hektar di Makassar yang sekarang dikenal dengan istilah Pesantren tinggi Wahdah islamiyah. Didalamnya juga ada Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab disingkat STIBA yang sekarang mendidik lebih dari 1000 orang Mahasantri dan telah terakreditasi B oleh BAN PT. Dikampus ini para Mahasantri diharuskan menggunakan bahasa Arab dalam percakapan sehari-hari (*)

Artikulli paraprakWapres JK : -Wahdah Itu Dari Kampung Saya-
Artikulli tjetërMUI: GAFATAR PERLU DISADARKAN DAN TIDAK DISIKAPI SECARA ANARKIS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini