Wahdah Yogya Kirim Relawan Bencana Merapi

Gunung Merapi kembali meletus pada 26 Oktober lalu. Selain memakan puluhan korban jiwa, letusan tersebut juga mengakibatkan kerusakan yang parah di sekitar wilayah lereng Merapi.

Ratusan warga di sekitar lereng Merapi kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hancur diterjang awan panas. Terjangan awan panas juga mengakibatkan matinya ratusan hewan ternak serta merusak lahan pertanian warga sehingga mereka terancam kehilangan sumber mata pencaharian.

Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat korban letusan Gunung Merapi, Wahdah Islamiyah Yogyakarta telah mengirimkan relawan untuk membantu korban bencana yang tersebar di beberapa barak pengungsian. Selain itu, Wahdah Islamiyah Yogyakarta juga telah menyalurkan dana bantuan dari para donatur kepada korban bencana letusan Merapi. Bagi masyarakat yang ingin turut serta membantu korban bencana letusan Merapi melalui Wahdah Islamiyah Yogyakarta, dapat mengirimkan bantuan secara langsung ke:
Sekretariat DPC Wahdah Islamiyah Yogyakarta
Jl. A.M. Sangaji TR II/1247, Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta
atau dapat mengirimkan donasi melalui:
Bank Muamalat Indonesia
a.c. 9244597899
a.n. Wandi Suwarno.
Informasi: 08112501780

Laporan Relawan Wahdah Islamiyah

 “Semalam ndak bisa tidur…bu, … gigi senut-senut,”…Itulah yang di keluhkan bu Musiyem kepada dokter dari Mer-C yang memeriksanya, pagi Sabtu 30 Oktober sekitar jam 9 di Posko SD Banyuurip I, Jambusari, Wonokerto, Turi, Sleman. Musiyem seorang perempuan renta berusia senja yang dengan tergopoh-gopoh mendatangi Pos Kesehatan Mer-C demi mendapatkan obat untuk menghilangkan sakit giginya.

Sementara tak jauh dari situ seorang anak kecil bernama Liska menggeleng-geleng sambil menghindar ketika hendak dipasangkan masker oleh ibunya. Ya, pagi ini Sabtu, 30 Oktober 2010 Merapi menyisakan hujan abu hasil erupsinya semalam.

Abu Thalhah, kader Wahdah Islamiyah Yogyakarta yang bergabung dalam relawan Mer-C, menyampaikan bahwa sepanjang perjalanan dari Markas Mer-C Jogja di Jalan Monumen Jogja Kembali hingga pos pengungsian terlihat abu menyelimuti ruas jalan yang dilalui. Tetumbuhan juga terlihat memutih dari kejauhan akibat hujan abu yang menyamarkan warna hijau aslinya. Sesekali ditemui warga masyarakat yang membendung aliran air dan sengaja meluapkannya ke jalan aspal untuk menyapu abu yang menyelimuti.
Kemudian kondisi di Posko relawan secara umum terkendali karena koordinasi antara relawan dan warga setempat terlihat elok.

Untuk Logistik, sementara disuplai oleh Posko Utama di balai Desa Wonokerto, meski ada juga bantuan yang langsung disampaikan seperti yang dibawa oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UGM. Sementara penanganan logistik dihandle oleh Ketua RT Tlatar dan RT Sempu yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Layanan Kesehatan diberikan oleh relawan dimanfaatkan warga guna menyampaikan keluhan-keluhan kesehatan pengungsi. Terlihat pula relawan dari Pramuka DIY Peduli saling berbagi perkembangan informasi dengan warga.  Wahdah Islamiyah Yogyakarta selain mengirimkan beberapa kadernya juga telah menyampaikan bantuan berupa sejumlah uang yang disampaikan bersama relawan Mer-C.

Abu Thalhah menyampaikan bahwa kader-kader Wahdah dapat berperan dari sisi pembinaan mental kerohanian pengungsi. Mulai dari anak-anak dengan kegiatan TPA hingga yang dewasa dengan pengajian dan yang semisalnya, yang intinya adalah bahwa para pengungsi perlu dihasung untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sehingga penyikapan terhadap musibah yang terjadi dapat sesuai dengan bagaimana Islam mengajarkan umatnya dalam menghadapi musibah yang menerpa.

Satu yang perlu diperhatikan adalah bahwa kerja dakwah ini memerlukan nafas panjang, stamina yang panjang serta perhatian yang tidak hanya sesaat namun berkelanjutan. Karena suddah menjadi rahasia umum bahwa di saat-saat seperti ini ada pihak-pihak yang memanfaatkannya dengan agenda-agenda tersembunyi guna menjauhkan umat Islam dari agamanya bahkan mengeluarkan mereka dari keimanan. Wallahu Musta’an.

Akhirnya mari bersama bergandeng tangan dan berkontribusi dalam kegiatan tanggap darurat Merapi kali ini dengan peran-peran serta sumbangsih yang dapat kita berikan masing-masing. Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan balasan yang jauh lebih istimewa dari apa yang sedikit kita berikan di jalan-Nya.

Bagi khalayak saudara kami kaum muslimin sekalian yang ingin menyalurkan bantuannya dapat menyampaikannya langsung ke Kantor DPC Wahdah Islamiyah Yogyakarta atau pada rekening berikut
Bank Muamalat nomor rekening 9244597899 a.n. Wandi Suwarno.

(Andrey Ferriyan/Infokom Dpc Yogya)

 

Artikulli paraprakDPC ke-42 Selayar Terbentuk
Artikulli tjetërLomba Menghafal Al-Qur’an khusus Akhwat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini