Wahdah Kendari Miliki Pondok Pesantren dan Masjid Baru

Sebagai wujud pencapaian visi Wahdah Islamiyah 2015, dalam hal pendirian lembaga pendidikan di setiap cabang, Wahdah Cabang Kendari sudah dapat bernafas legah. Sebagai langkah awal menuju hal tersebut,  Sabtu, 20 Desember 2008, sebuah pondok pesantren (ponpes) yang didirikan di areal tanah seluas kurang lebih 4000 meter persegi ini dilaunching secara resmi.

Pesantren yang mengambil nama salah satu Sahabat Nabi yang utama, Abdurrahman bin Auf ini berlokasi di BTN Membiri, Kecamatan Puwatu Kendari. Peresmian ini dirangkaikan pula dengan peresmian Masjid Ar-Rahmah yang juga dibangun di lokasi ponpes tersebut.

Pesantren yang sudah terbangun 4 ruangan ini, diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Asisten III Pemprov Sultra Bapak H. Thamrin Patoro, MBA, MM yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Turut hadir dan memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut Ketua Bidang II DPP WI Ust. Muh. Yani Abd. Karim,Lc, MA, dan Ketua Dewan Penasehat DPC WI Kota Kendari Bapak Drs. H. Alibas Yusuf. Selain itu hadir pula Kakandepag Kendari, Kapolsek setempat, dan para undangan yang terdiri dari unsur pemerintah, tokoh agama dan ormas Islam serta sejumlah tokoh masyarakat di samping para pengurus, asatidz, kader dan santri WI Kendari termasuk para akhawat dari LM Kendari.

Dalam laporannya, Ketua DPC WI Kendari Ust. Ir. Muh. Ikhwan Kapai menyatakan bahwa pendirian pondok pesantren tersebut adalah merupakan salah satu langkah konkrit yang dilakukan DPC WI Kendari dalam upaya pencapaian visi 2015 Wahdah Islamiyah yang salah satu indikatornya adalah berdirinya pondok pesantren di seluruh cabang Wahdah Islamiyah di Indonesia. Ustadz yang juga alumni Program Tadrib Ad-Du’at WI tahun 2000 ini menyampaikan juga bahwa sejumlah program pendidikan dan pembinaan telah disiapkan untuk diselenggarakan dalam pondok pesantren ini di antaranya Program tahfizh al-Qur’an, Pengkaderan Da’i, Taman Pengajaran al-Qur’an, dan sekolah formal setingkat SMP hingga SMA. Menurut Ust. Muh. Ikhwan, bahwa khusus pendidikan formal akan dimulai dulu dengan tingkat SMP yang pada tahun ajaran 2009-2010 akan membuka pendaftaran siswa baru angkatan perdananya, dan sebagaimana yang diterapkan oleh pesantren Wahdah yang sudah ada sebelumnya,

Ponpes asuhan DPC Kendari ini juga akan memilih program SMP Islam Terpadu. “Kami tidak ingin mendikotomikan antara pendidikan agama dan pendidikan ilmu-ilmu lainnya”, ujar Ustadz alumni S1 Pertanian Unhas ini.

Selanjutnya, Drs. H. Alibas Yusuf selaku Ketua Dewan Penasihat DPC WI Kendari memaparkan bahwa WI adalah salah satu ormas Islam yang perkembangannya tergolong pesat. Sejak terbentuk tahun 2002 hingga kini telah memiliki lebih dari 30 cabang dan lebih 40 daerah binaan di seluruh Indonesia. Beliau juga menyatakan bangga karena ternyata dana minim tak menghalangi semangat WI untuk pendidikan. Buktinya dengan 350 juta rupiah sudah bisa mendirikan pesantren dengan empat kelas plus sat mesjid, walaupun masih butuh beberapa bangunan lagi untuk setara dengan pesantren-pesantren pada umumnya.

Adapun Ketua Bidang II DPP WI Ust. Muh. Yani Abd. Karim, Lc, MA, yang mewakili DPP tampil sebagai pembicara ketiga dalam acara peresmian tersebut. Dalam sambutannya beliau mengenalkan tentang jatidiri WI sebagai lembaga dakwah Islam yang kelahirannya dilatarbelakangi oleh keprihatinan yang mendalam terhadap berbagai problematika yang dialami umat Islam serta didorong oleh semangat dan tekad untuk memberikan kontribusi dalam upaya perbaikan kondisi dan nasib umat yang telah mengalami krisis aqidah dan mental serta ketertinggalan dalam berbagai lini kehidupan sosial.

Lanjut Ustadz yang menjabat Ketua Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI), bahwa dari tujuan dan misinya WI tidak jauh berbeda dengan ormas-ormas Islam yang lain, hanya saja WI memiliki kelebihan dari segi pengurus dan pengelolanya yang rata-rata adalah anak-anak muda.

Di hadapan Asisten III Pemprov Sultra dan para undangan lainnya, alumni Fak. Hadis Islamic University of Madinah Saudi Arabia ini mengakui bahwa Sulawesi Tenggara adalah merupakan wilayah dimana WI sangat berkembang terbukti dengan telah eksisnya cabang WI di hampir semua kabupaten kota di Sultra seperti Kota Kendari, Kolaka, Muna, Konawe, Bombana dan terakhir cabang kota Bau-bau yang besok hari (Ahad, 21 Des 2008) akan diresmikan dan dikukuhkan para pengurus DPC-nya.

Dalam bagian akhir sambutannya, Ustadz yang juga Pimpinan Universitas Online pertama di dunia ini, Madinah International University (Mediu Cabang Makasar) menyampaikan harapannya kepada segenap pihak yang ada di kota Kendari, dan di Sultra secara umum, terutama kepada Pemprov agar dapat menerima kehadiran WI di daerahnya dan menjadikannya sebagai mitra dalam membina dan membangun umat terutama dalam segi pembinaan mental rohani, pendidikan dalam rangka membangun kecerdasan dan keterampilan serta pelayanan sosial lainnya.

“WI senantiasa terbuka dan siap bekerjasama dengan pihak mana saja dalam membangun umat ini selama itu tidak bertentangan dengan syariat Islam”, tutur Ustadz yang dikenal konseptor pendidikan di lembaga Wahdah ini.

Sementara itu,  Ass III Pemprov H. Thamrin Patoro di awal-awal sambutannya menyatakan bahwa bantuan pemerintah untuk pondok pesantren memang terbilang minim, hanya Rp 100 juta dalam APBD 2008. Namun ia berharap untuk APBD 2009 bisa dikucurkan dana lebih besar lagi untuk program ini dan juga kegiatan-kegiatan lainnya.

Gubernur Sultra Drs. H. Nuralam yang juga adalah salah seorang Dewan Penasehat WI Kendari dalam sambutannya yang dibacakan oleh Thamrin Patoro juga menyatakan sangat berterima kasih atas peran WI dalam mendukung upaya peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan dakwahnya serta pembangunan pesantren ini.

 

Dalam kunjungan selama 2 hari di Kendari, Kabid II juga memanfaatkan waktu untuk beberapa agenda, yakni mengisi ceramah shubuh di Masjid Ar-Rauf Ar-Rahim   Kompl. Kampus UNHALU, presentasi arah kebijakan pendidikan WI kepada pengurus dan tenaga pendidik DPC WI Kendari (ikhwan & akhawat) di masjid Abu Bakr Ash-Shiddiq Kendari, Tarbiyah Pengurus DPC (Ikhwan & Akhawat) tentang  materi penguatan terkait dengan amal jamai dan amanah dalam dakwah) dirumah Ust Ikhwan Kapai, Silaturrahim ke Prof. Dr. Andi Bahrul, Guru Besar UNHALU/anggota Dewan Penasihat DPC WI Kendari, taujihat untuk Pengurus LDK di Masjid Baru Kampus UNHALU, silaturrahim ke Ust Zezen di Markaz Mu’adz bin Jabal, ceramah di Masjid At-Tarbiyah Komp Dosen UNHALU

(muyank/ad)
 

Artikulli paraprakBone Adakan Pelatihan Keselamatan Penyelaman Bagi Nelayan
Artikulli tjetërBau-bau Cabang Ke 34 Wahdah Islamiyah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini