Wahdah Isi Dialog Ormas dan Radikalisme di TVRI Jakarta

Jumat (10/8), Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) Ustadz H.Muhammad Zaitun Rasmin, Lc menjadi salah satu Narasumber Dialog Interaktif Forum Ormas Kebangsaan TVRI dengan Tema “Ormas dan Radikalisme”.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum DPP WI mewakili salah satu Ormas Islam di Indonesia yang akan memberikan penjelasan tentang Peran Ormas dalam mencegah  tumbuhnya radikalisme dalam masyarakat.

Menurut Ust.Zaitun, keberadaan ormas sangat signifikan dalam memberi pengaruh dalam membentuk pola pikir, pola tindak dan perilaku masyarakat, olehnya itu paham radikalisme yang berarti paham yang menginginkan perubahan atau pembaharuan social dan politik  dengan cara kekerasan atau drastis (kamus besar Bahasa Indonesia), dapat dicegah dengan cara ormas harus melakukan pencerahan yang berkesinambungan pada anggota dan simpatisannya tentang perilaku sopan dan santun dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai contoh dalam ormas Islam, tentunya dengan mengedepankan ajaran Islam yang sejati sesuai tuntunan al-Quran dan Hadits.

Lanjut beliau, dalam menghadapi kemaksiatan, pertama seorang Muslim harus selalu ada semangat untuk mengadakan perubahan, akan tetapi semangat yang ada tidak boleh menghalalkan segala cara, tujuan mulia harus dilalui dengan cara yang mulia pula. Cuma dalam realitanya terkadang ada kekeliruan dalam mengubah kemungkaran, sebagaimana dalam Hadits, mengubah dengan tangan. Yang dimaksud dengan tangan di sini, bila ada kekuasaan, misal di rumah, seorang bapak memukul anak, itupun memukul ada batasannya, kalau di masyarakat berada di tangan pemimpin dan pihak berwenang, aparat Kepolisian, jadi hadits ini kurang dipahami oleh sebagian kaum muslimin.

Perlu sering diadakan dialog sehingga tercipta keterbukaan dan saling memahami dalam menghindari kesan ekslusif pada suatu kelompok, terakhir yang beliau sampaikan untuk mencegah radikalisme adalah memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada para Ulama dan Da’I untuk berkomunikasi dengan Ummatnya, tegasnya.

Dialog ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri. Narasumber yang lain adalah Dr.Ir.Suhatmansha, si. M.Si (Direktorat Fasilitasi Organisasi Politik Depdagri), Dr. Avillani, M.Sc (Praktisi Ekonomi), serta Dr. Usman Arif, MPd. Dialog Interaktif ini akan disiarakan langsung dari Studio 7 TVRI Pusat Jakarta pukul 15.00-16.00 WIB

 

Artikulli paraprakDosen Ummul Quro’ Mekkah Isi Daurah Wahdah
Artikulli tjetërHukum Merayakan dan Memperingati Isra’ Mi’raj

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini