KOLAKA, wahdah.or.id Rumah Tahanan Negara (Rutan) menjadi salah satu rumah singgah bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum. Selama menjalani masa pidana dalam waktu yang cukup lama, tentu akan memberi dampak psikologis terhadap jiwa bagi warga rutan.

Menyikapi kondisi tersebut, Lembaga Pembinaan dan Pendidikan Dasar al Qur’an (LP2DQ) Wahdah Islamiyah Kolaka melakukan pembinaan kerohanian berupa pengajian rutin dan perbaikan bacaan al Quran metode dirosa yang rutin dilaksanakan setiap hari Selasa sore.

Sebanyak 40 orang Warga Rutan rutin mengikuti kegiatan secara khidmat. Ustadz Tasmin, salah seorang pengajar quran, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan empat kali setiap pekan ini merupakan wujud kepedulian kepada para penghuni rumah tahanan karena memandang bahwa mereka adalah manusia biasa yang juga punya kesalahan.

“Inilah wujud empati dan kepedulian kita kepada mereka. Kami memandang mereka juga manusia biasa yang tak luput dari kesalahan, namun tentunya kesalahan yang dilakukan dapat diperbaiki,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pembinaan secara rutin agar jiwa dan pikiran mereka lebih baik lagi dengan mengisi kehidupan sehari-hari di Rutan dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Kita sangat berharap, ke depannya ketika pada saatnya mereka kembali ke masyarakat, bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, program dakwah rutin tersebut dapat terlaksana dengan dukungan dana sedekah oleh donatur melalui Wahdah Inspirasi Zakat Sultra Gerai Kolaka.

Rep: Muh Akbar
Editor: Absaid

Artikulli paraprakIkatan Pengusaha Wahdah Islamiyah Roadshow ke Ibu Kota, Siap Wujudkan 1 Keluarga 1 Pengusaha
Artikulli tjetërTahfidz Holiday Muslimah Wahdah: Siswa Manfaatkan Hari Libur Bersama Al-Quran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini