GAZA, wahdah.or.id, – Nyaris seluruh Jalur Gaza berubah menjadi zona merah COVID-19 selama Ramadhan 2021. Kasus harian bisa melewati 1.000 kasus dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan Daily Sabah, Rabu (21/4/2021), laju positif di Gaza mencapai 30 persen sampai 38 persen pada seluruh individu yang dites. Rumah sakit sudah kesulitan karena ruang ICU yang terbatas. Tak hanya COVID, Gaza juga tertindas oleh zionis selama Ramadhan tahun ini.

Seperti diketahui, sampai Ramadhan ini kekhusyukan warga jalur Gaza, Palestina, saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, berubah menjadi mencekam ketika sebuah roket meluncur ke arah kota Sderot dan mendarat di daerah terbuka di dekat pagar perbatasan.

Menyadur France24, Jumat (16/4/2021), tidak ada kerusakan atau korban jiwa yang dilaporkan atas serangan ini dan militer Israel sudah mengakui bertanggung jawab atas tembakan roket tersebut.

Atas segala kesulitan yang saudara Palestina alami, momentum Ramadhan kali ini Wahdah Inspirasi Zakat kembali menggelar program Tebar Ifthar Palestina kembali menyasar daerah Gaza, Jumat (23/4/2021) sebagai bagian dari dukungan dan bantuan dari rakyat Indonesia untuk Palestina.

Wahdah Inspirasi Zakat mewakili aspirasi masyarakat Indonesia tetap berkomitmen membantu warga Palestina dengan sejumlah aksi nyata termasuk program penyaluran ifthar buka puasa. Program ini menyasar, anak-anak yatim, janda, dan dhuafa.

“Kali ini, kami menyiapkan makanan berbuka untuk warga Gaza,” kata Syahruddin, Direktur Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ).

“Alhamdulillah, para warga dapat menikmati hidangan berbuka yang merupakan donasi dari masyarakat Indonesia,” tambanya.

Para warga berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selama ini banyak membantu warga Palestina dengan sejumlah bantuan yang dikirimkannya. Laporan Syahruddin sebanyak 266 porsi makanan. []

Berita sebelumyaDua Kader Wahdah Islamiyah Lulus Menjadi Imam di UEA
Berita berikutnyaKultum Ramadhan #4# Keutamaan Takwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here