Wahdah Ikuti Konferensi Internasional untuk Palestina

Sabtu, 19 April 2009, Bertempat di Ruang Lybra, Hotel Sultan- Jakarta, diselenggarakan Pertemuan Sekretariat Jenderal Konferensi Kemanusiaan Internasional untuk Membantu Korban Penjajahan (Palestina).

Acara ini merupakan pertemuan pertama setelah  konferensi Internasional untuk Membantu Korban Penjajahan (Palestina) November 2008 lalu, Selanjutnya akan diadakan pertemuan rutin setiap tahunnya sebagaimana bunyi amanat pada Deklarasi Jakarta dalam konferensi tersebut.

 

Sebagai ormas Islam yang fokus pada persoalan sosial kemanusiaan, Wahdah Islamiyah turut andil dalam kegiatan ini, Ust. Muh. Zaitun Rasmin, Lc (Ketua Umum DPP WI  dan Ketua Umum KOMAT Palestina) dan Ambo Sakka, S.KM (Wakil  Ketua DPC WI Jakarta) menjadi bagian diantara  sekitar 100 peserta  perwakilan dari lembaga, LSM dan Ormas Islam yang peduli terhadap nasib bangsa Palestina.

 

Pada sesi pembukaan, H. Suripto , SH sebagai ketua konferensi memaparkan aktifitas yang telah dilakukan Sekretariat Jenderal Konferensi dalam kurun waktu antara 31 oktober 2008 sampai 18 April 2009, diantaranya adalah pernyataan sikap terhadap penyerangan (Israel) terakhir ke gaza  untuk membantu rakyat palestina dari penindasan yang keji dan penyerbuan yang tidak berprikemanusiaan.  Sambutan lainnya disampaikan oleh perwakilan Organisasi Konferensi Islam (OKI), Dr. Abdul Wahab Nurwaliy.

 

Realisasi dari butir-butir yang ada dalam Deklarasi Jakarta disampaikan pada sesi berikutnya,  Pemaparan realisasi tersebut dibagi menjadi 5 presentasi yaitu; Presentasi  Dewan Kemanusiaan Internasional untuk membantu Rakyat Palestina  oleh Dr. Abdullah Makki (Ketua Dewan Pendiri) dan Dr. Muqaddam Cholil, MA (Sekretaris Jenderal), Presentasi Komisi Kesehatan oleh Dr. Adnan Jaljuli (Sekjen PIMA) dan Dr. Ahmad Abdullah (Ketua Harian PIMA), Presentasi WAFAA Internasional for Capacity Building oleh Dr. Muhammad Shalih, Presentasi Persatuan Pengusaha Palestina oleh Ir. Muhammad Ghazal, dan Presentasi Komisi Keluarga oleh Daniyal Basbous.

 

Dalam sesi diskusi Ust. Muh. Zaitun Rasmin, Lc mengusulkan pentingnya  memberitakan kondisi rakyat  Palestina kepada masyarakat dunia secara berkesinambungan, tidak hanya pada saat penyerangan terhadap warga Palestina  terjadi, tapi juga pasca konflik seperti saat ini, terlebih  melihat kondisi pemberitaan yang didominasi oleh  media-media barat , beliau juga mengusulkan perlunya menggalang para pendukung palestina sebagaimana yang telah dilakukan oleh Komite Ummat (KOMAT) untuk Palestina . Usulan ini langsung respon oleh Dr. Abdullah Makki, ketua dewan pendiri IHVACO (Dewan Kemanusian Untuk Membantu Korban Penjajahan- Palestina), bahwa mendirikan Dewan Pers yang kuat merupakan  asas dari konferensi ini, dan perlunya menempatkan program ini sebagai program kerja utama. Kemudian usulan tersebut membuahkan satu butir rekomendasi yang termaktub dalam point ke 6  yang berbunyi: Sekretariat jenderal konferensi menekankan akan pentingnya perhatian dibidang media dan merekomendasikan untuk membentuk dewan pers yang fokus mendukung Dewan Kemanusiaan Internasional untuk Membantu Rakyat Palestina.

 

Deklarasi Pernyataan Sikap Dukungan bagi Bangsa Palestina dan pembacaan hasil pertemuan disampaikan pada Sesi Penutupan. Sekretariat jendral kemudian merekomendasikan penyelenggaraan Konferensi Kemanusiaan Internasional untuk membantu Korban ( Palestina) yang kedua pada 16-17 januari 2010 mendatang, sebagaimana yang tercantum pada point ke 7 dari 7 butir rekomendasi yang dihasilkan./ Hendra Wijaya (wahdah_jakarta.com)
Foto Dokumentasi

 

Artikulli paraprakKetua Umum Hadiri Konferensi Palestina di Jakarta
Artikulli tjetërKomat Palestina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini