Wahdah Formatur Pembentukan Forum Ummat Islam Sulsel
(Ustadz Zaitun: Kita Harus Menyatukan Langkah)

Sejumlah Petinggi Ormas Islam dan Anggota Organisasi Kepemudaan Islam di Sulsel memadati ruang pertemuan Hotel Grand Palace Makassar menghadiri Silaturrahim Tokoh/Ulama Sulawesi Selatan,Ahad malam 15 Juni 2008.

 
Silaturrahmi yang diprakarsai mantan Bupati Bulukumba, pendukung syariat Islam ini, menghadirkan pemateri dari Jakarta, Abdullah Panani (Sekertaris FUI Pusat). Menurut Aktivis Pusat ini, Forum Ummat Islam merupakan wadah aktivitas bersama ummat Islam dalam menyikapi berbagai permasalahan yang timbul di masyarakat. Desakan pembubaran terhadap ahmadiyah di Istana Negara baru-baru ini, yang berujung dikeluarkannya SKB Tiga Menteri, merupakan aksi bersama dari berbagai organisasi Islam yang tergabung dalam FUI ini.

 

“Pertemuan ini masya Allah membangkitkan semangat kita, dan mungkin aspirasi para pemuda perlu didengarkan.”, terang Ustadz Zaitun mengawali penyampaiannya dalam forum tersebut.

Lanjutnya, “Bagaimanapun juga dengan semangat ini, kita harus menyatukan langkah. kalau kita pemuda dengan semangat ini lalu didukung dengan orangtua, tentu akan menjadi nurun ala nurun (disambut pekik Allahu Akbar dari peserta) cahaya di atas cahaya, karena itu mari kita dengan seluruh semangat kita, kita jaga tetap selalu berusaha  terus berkomunikasi dengan orangtua kita”.

Adapun formatur yang terpilih dari peserta, yakni : AGH.Drs.Zein Irwanto (Pimpinan Wilayah NU Sulsel), AGH Drs.Baharuddin Pagim (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel), H.Muh.Zaitun Rasmin, Lc (Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah), AGH.Faried Wajedi, MA (Pimpinan Pusat DDI Ambo Dalle), Ir.Hasanuddin Rasyid (HTI), Drs.Sirajuddin (KPPSI) dan Drs.H.A.Patabai Pabokori (Pemrakarsa,). Menurut Patabai, yang juga Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulsel, dalam waktu dekat ini, Tim Formatur akan segera berkumpul untuk merumuskan langkah kongret selanjutnya. (Foto)

 

 

Artikulli paraprakButa Islam, Bagaimana Mengobatinya?
Artikulli tjetërLP3Q Makassar Wisuda 82 Santri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini