Ust. Qasim Pemateri Kesurupan Jin
(Dibuka Sekda Bulukumba)
Ustadz Qasim Saguni memberi materi tentang kesurupan Jin pada Tablig Akbar yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pemuda Mahasiswa Islam (FKPMI) Bulukumba. Tablig ini berlangsung, di Masjid Raya Bulukumba, ahad/23 Maret 2008. Menurut Panitia Pelaksana, Muh.Syakir, S.Pd kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru dan siswa dalam ilmu kesurupan. Mengingat selama ini, di sekolah sering terjadi kesurupan massal.

Menurut, Ust. Qasim, yang juga mahasiswa Madinah International University (Mediu) cabang Makassar, fenomena kesurupan yang merebak di masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah harus diberi tindakan secara syar’i sesuai Alqur’an  dan Sunnah, tidak memanggil dukun, paranormal dan sejenisnya yang cara pengobatannya bertentangan dengan syariat.

Lanjut penulis buku Kesurupan Jin dan Terapinya Menurut Al quran dan As Sunnah, tindakan preventif kesurupan, diantaranya:senantiasa berdzikir dan bertaqarrub kepada Allah dengan konsisten dan konsekuen, membaca basmalah di setiap mengawali suatu pekerjaan, jangan suka pergi dan berdiam di tempat sunyi.

Bila terjadi kesurupan, maka pengobatannya dengan membacakan secara umum ayat suci Al Quran dan doa-doa dari hadits Nabi  dengan cara meletakkan tangan di atas kepala si pasien (pasien perempuan tidak boleh disentuh langsung melainkan pakai alat atau perantaraan mahramnya), jika ada reaksi setelah dibacakan, maka ajaklah berdialog dengan Jin tersebut, dakwailah sebelum disuruh keluar (bacakan kembali ayat dan doa untuk meyakinkan apa benar jin sudah keluar, sebab jin kebanyakan pendusta dan penipu).

Perlu dimiliki bagi yang mengobati, kesabaran dalam menghadapi jin,tidak berbangga diri dan tetap menjaga keikhlasan dalam mengobati. Materi ini ditampilkan secara audio visual, dengan selingan penayangan video-video kesurupan dan cara pengobatan.

Kegiatan ini, dibuka oleh Sekda Bulukumba. Dalam sambutannya, atas nama pemerintah Bulukumba memberikan respon positif adanya kegiatan ini, sesuai dengan visi pemerintah yang memprioritaskan pembinaan keagamaan, sebagaimana diketahui bersama, Bulukumba adalah kabupaten pendukung syariat Islam,beberapa perdanya bernuansa Syariat.  Dalam kesempatan itu, sekda menawarkan kerjasama dengan WI untuk memberikan pengajian di lingkungan pemkab Bulukumba. Hadir dalam kegiatan ini, tokoh agama, da’i, mahasiswa, beberapa guru serta siswa-siswa SMA di kota Bulukumba.
 

Artikulli paraprakUst. Muh. Ikhwan Pemateri Di IMMIM
Artikulli tjetërMensyukuri Nikmat Bicara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini