Tokoh Adat Pemateri Seminar Pernikahan

Gorontalo, Nikah merupakan jalan yang mulia dalam merealisasikan dan menjaga kehormatan seorang muslim. Namun sangat disayangkan, dewasa ini pada prakteknya pernikahan yang hakikatnya sebagai fitrah manusia dinodai dengan berbagai hal  yang bertentangan dengan tuntanan syari’at.

Oleh karena itu, sebagai wujud tanggung jawab kepada ummat, Kamis, 7 Jumadil Awwal 1431 H bertepatan dengan 22 April 2010 M, Dewan Pimpinan Cabang Wahdah Islamiyah Gorontalo melalui LP2KS bekerjasama dengan Forum Kajian Mahasiswa Islam Ulul Albaab (FKMI-UA) menggelar seminar pernikahan syar’i.

Kegiatan yang diberi tema pernikahan antara tuntunan dan realita ini digelar di Gedung serba guna Universitas Negeri Gorontalo dan diikuti oleh kepala kantor arusan agama (KUA) se-Kota Gorontalo, mahasiswa, masyarakat umum serta segenap pengurus dan simpatisan DPC Wahdah Islamiyah Gorontalo.
   
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain sebagai wadah sosialisasi pernikahan syar’i kepada masyarakat juga untuk menumbuhkan semangat kepada kaum muslimin dalam mengamalkan tuntunan Allah dan Rasulnya yaitu pernikahan.

Kegiatan ini mendapat sambutan yag sangat baik dari kementrian agama (Kemenag) Kota Gorontalo, sebagaimana diungkapkan oleh kepala seksi urusan agama Islam Kemenag Kota Gorontalo, Drs. Suleman Tongkonoo, M.HI dalam sambutannya mewakili kepala Kemenag Kota Gorontalo saat membuka acara ini.
  
Pemateri pada seminar ini selain ketua DPC Wahdah Islamiyah Gorontalo, Ishak Abdul Razak Bakari, Lc juga melibatkan tokoh adat yang diwakili oleh H. DK Usman dan Drs. Udin Ma’sum yang masing-masing sebagai pengamat adat Gorontalo dan ba’ate (ketua adat) suwawa, Kab. Bone Bolango. Dari unsur pemerintah, kementrian agama Kota Gorontalo  diwakili oleh kepala seksi urusan agama Islam, Drs. Suleman Tongkonoo, M.HI.  

 

Artikulli paraprakIslamic Book Study IV 2010
Artikulli tjetërPendidikan Gratis di Pesantren Al-Madinah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini