Ketika AKU meminta pada ALLAH setangkai Bunga, ALLAH berikan kepadaku kaktus berduri
Ketika AKU meminta pada ALLAH binatang yang mungil dan cantik, ALLAH berikan kepadaku ulat bulu

Betapa sedihnya diri ini, rasa kecewa, protes, dan tidak adilnya ALLAH kepadaku

Mungkin saja ALLAH benci dan marah denganku, apakah ada dosa besar yang pernah aku perbuat ?

Ataukah memang aku ditakdirkan untuk menderita dan mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan ?

Namun, ternyata…..

Kaktus yang berduri tersebut berbunga indah, bahkan sangat indah.
Ulat bulu yang menjijikkan tersebut menjadi kupu-kupu yang sangat cantik dan beterbangan disekelilingku.

Kadangkala ALLAH hilangkan matahari dalam sekejab, kemudian ALLAH mendatangkan suara dan petir, hingga kita ketakutan dan bahkan menangis mencari dimanakah matahari berada ?

Ternyata ALLAH ingin menghadiahkan kita PELANGI

Itulah nikmat ALLAH, semua akan indah pada waktunya.

Jika kita meminta kekayaan, ALLAH memberi kita kemiskinan yang berat agar kita mampu berusaha untuk kaya.

Jika kita meminta jadi orang berhasil, ALLAH akan terus memberi kita masalah agar kita dapat berhasil menyelesaikannya.

Kadang kita kecewa, sedih, dan terluka…

Namun, jauh apa yang kita sadari bahwa ALLAH sedang merajut sesuatu yang terbaik untuk kehidupan kita.

Yakinlah pada ALLAH…

Dan berusahalah…

Jangan hanya berdoa saja, karena ALLAH hanya memberi fasilitas, kita ynga harus memfanaatkan fasilitas tersebut.

ALLAH memberi kita lahan dan cangkul, maka kitalah yang menanam padinya…

ALLAH memberi kita hutan dan aalat berburu, maka kitalah yang harus menangkap buruanya….

Jangan mudah menyerah dengan keadaan. Sungguh, kita jauh lebih besar daripada masalah yang kita anggap besar.

Yakinlah bahwa kita adalah mahluk yang kuat dan ciptaan yang hebat.

Ketika muncul masalah, janganlah berkata, “Ya ALLAH, masalahku sangatlah besar!” Namun, katakanlah, “Hai masalah, ALLAHku Maha besar!”

Yakinlah kepada ALLAH, karena setiap masalah, In Syaa ALLAH dapat diselesaikan jika kita mau berusaha

Syukuri apa yang kita miliki

Jangan menunggu bahagia, baru bersyukur. Namun, bersyukurlah, maka kita akan BAHAGIA.

ALLAH tidak memberi apa yang kita harapkan, namun memberi apa yang kita perlukan

ALLAH tidak memberi apa yang kita harapkan, namun, memberi apa yang terbaik untuk kita

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan. Peliharalah apa-apa yang menguntungkan kamu dan mohonlah pertolongan Allah, dan jangan lemah semangat (patah hati). Jika ditimpa suatu musibah janganlah berkata, “Oh andaikata aku tadinya melakukan itu tentu berakibat begini dan begitu”, tetapi katakanlah, “Ini takdir Allah dan apa yang dikehendaki Allah pasti dikerjakan-Nya.” Ketahuilah, sesungguhnya ucapan: “andaikata” dan “jikalau” membuka peluang bagi (masuknya) karya (kerjaan) setan.” (HR. Muslim)

Oleh Akh Irhamullah Yunta, disadur dari buku 99 inspirasi pagi untuk setiap muslim

Artikulli paraprakPUASA BERSAMA NABI 01: Menetapkan Masuknya Ramadhan Dengan Ru’yatul Hilal Atau Menyempurnakan bulan Sya’ban
Artikulli tjetërRahasia dan Hikmah Puasa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini