Syukur Nikmat

Date:

1 Keajaiban Syukur

Ni’mat adalah segala sesuatu pemberian Allah kepada kita. Begitu banyak ni’mat yang Allah berikan, jangankan untuk membalas pemberian itu, untuk dapat menghitungnya saja kita tidak akan pernah mampu untuk menghitungnya. Secara garis besar Allah menyebutkan ni’mat tersebut

أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلا هُدًى وَلا كِتَابٍ مُنِيرٍ

“Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan” (QS. 31 : 20)

Allah telah menundukkan apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi untuk kita manusia, dimudahkannya semua itu unt manusia dan seakan2 mereka semua diciptakan untuk berkhidmat kepada manusia. Serta disempurnakan lagi ni’matnya baik yang nampak maupun yang tidak nampak. Allah sering menyebutkan didalam Al-Qur’an tentang ni’mat tersebut, tujuannya adalah agar supaya manusia bersyukur atas ni’mat tersebut.

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur” (QS. 16 : 78)

Syukur adalah ungkapan terima kasih atas ni’mat yang Allah berikan, dan ungkapan itu dapat dilakukan dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Tidak ada ruginya Orang bersyukur atas ni’mat yang Allah beri, bahkan Allah akan memberikan begitu banyak keutamaan bagi orang yang bersyukur, diantaranya :

1. Kesyukuran itu akan kembali kepada dirinya

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ

“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri;…” (QS. 31 : 12)

2. Allah menjamin orang yang pandai bersyukur dengan menambah ni’mat tersebut.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, ….” (QS. 14 : 7)

3. Manakala penduduk suatu negeri itu bersyukur, maka Allah akan memberikan berkah dari langit dan bumi

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

“Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,…” (QS. 7 : 96)

Sebaliknya, jikalau mengkufuri ni’mat Allah, maka ia juga akan mendapatkan bahagian dan ganjaran atas kekufurannya itu :

1. Dipertanyakan kekufurannya atas ni’mat yang diberi

كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?” (QS. 2 : 28)

2. Azab Allah akan diberikan pada mereka

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS. 14 : 7)

3. Allah tidak rugi atas kekufuran mereka

وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
“….dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. 31 : 12)

Olehnya marilah kita mensyukuri ni’mat yang Allah telah berikan kepada kita dan jauhkanlah diri kita dari kufur ni’mat.

(Ustad. Askar Yaman, M.Pd)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Salurkan 49 Hewan Kurban, WIZ Tak Hanya Perhatikan Pangan Penerima Manfaat Melainkan Juga Dengan Kebutuhan Spiritualnya

MAKASSAR, wahdah.or.id – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS WIZ)...

Ketua Dewan Syuro Edukasi Panitia dan Pejagal Saat Menyembelih Sapi Kurban

MAKASSAR, wahdah.or.id - Hari pertama penyembelihan hewan kurban di...

Salat Iduladha 1445 H, Tema Khutbah Wahdah Islamiyah Seragam: Jejak Cinta Nabi Ibrahim, Antara Palestina dan Makkah

MAKASSAR, wahdah.or.id -- Takbir menggema sahut-menyahut memenuhi ruang dan...