Sosialisasi  LP3Q  dan Pelatihan Dirosa di Polman

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Dirosa (Dirasah Orang Dewasa) dilaksanakan di markas DPC Wahdah Islamiyah (WI) Polman, Komplek TK  Islam Terpadu dan SMP Islam Terpadu- yang Insya Allah akan menerima murid baru pada tahun ajaran 2010-2011 ini, Jl Poros Majene Rea Barat, diikuti oleh Ketua DPC Wahdah Islamiyah Polman dan jajarannya serta pengurus Lembaga Muslimah DPC Wahdah Islamiyah Polman.

   
Pemateri dalam kegiatan ini adalah  Ustadz Komari, Ketua LP3Q DPP WI bersama Ummu Sunarsih (pencetus Dirosa) yang secara khusus memberikan pelatihan metodologi pengajaran DIrosa kepada akhwat Lembaga Muslimah Polman.
   
Dalam arahannya pada pembukaan pelatihan Dirosa, Ketua LP3Q menyampaikan bahwa kita seharusnya bersyukur atas anugerah yang sangat besar yaitu terlibat dalam gerakan dakwah terutama pendidikan al-Qur’an. Olehnya itu harus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Kerja dakwah bukanlah kerja perseorangan tetapi kerja jamaah sehingga perlunya koordinasi antar pelaku dakwah. Maka pendidikan al-Qur’an terutama Dirosa yang merupakan sesuatu yang mendasar dan penting  dan bagian dari elemen pengembangan Dakwah yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya agar hasilnya lebih mengena dan banyak dirasakan oleh umat.
   
Pelatihan Dirosa ini diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan pengurus inti Lembaga Muslimah DPC Wahdah Islamiyah Polman. Ada tiga materi pokok yaitu penguasaan buku Dirosa, metodologi pengajaran dan praktek mengajar. Dalam kesempatan ini pula berhasil ditetapkan koordinator Tim Dirosa, Tim Tutor juga Tim Munaqisy.

Kegiatan diakhiri dengan pemaparan tentang pentingnya LP3Q, bidang garapan LP3Q, tata kerja DPC dan Lembaga Muslimah dalam pendidikan al-Qur’an; dihadapan pengurus DPC dan LM. Ketua LP3Q optimis bahwa DPC Polman akan berhasil mengelola pendidikan al-Qur’an dengan membentuk LP3Q maupun penanganan Dirosa di Lembaga Muslimah, karena saat ini telah ada 6 TK-TPA yang dibina  oleh ikhwan/akhwat yang belum dinaungi oleh lembaga manapun. Juga telah terbentuk 8 kelompok Dirosa  dan sementara sedang ditangani .
 

Artikulli paraprakMahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Penodaan Agama
Artikulli tjetërDua Syaikh Bersaudara Kunjungi Masjid Arroyyan Gowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini