Menumbuhkan Kepedulian dengan Sesama
SMP/SMA Islam Terpadu Putri Wahdah Islamiyah

(Fajar, Selasa 27 Nov 2007 Kolom "Keker" Kreativitas Remaja Hal.32)

TINGGAL di sisi sungai yang dipenuhi dengan sampah yang berbau tidak sedap, juga kebutuhan hidup yang semakin sulit dipenuhi adalah kehidupan yang dialami oleh penghuni rumah-rumah yang sangat sederhana di jalan Sukadamai RT 1, RW 4 Kelurahan Sinrijala.

Gambaran kehidupan yang pasti mengiris hati kita yang hidup lebih nyaman dari warga perkampungan miskin di tengah kota Makassar tercinta ini.

Tidak mau cuma menyaksikan ji tapi tidak melakukan apa-apa. Hari Minggu tanggal 25 November lalu, para siswi dari SMP dan SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah menyelenggarakan Bakti Sosial. Acara yang dikoordinir oleh Osis sekolah yang punya visi untuk menjadi sekolah Islam unggulan dan teladan ini memberikan bingkisan yang berisi tepung, susu, mi instan, ikan kaleng, gula, minyak goreng serta beras kepada 35 kepala keluarga di RT 1, RW 4 Kelurahan Sinrijala loh.

"Tujuan bakti sosial ini adalah untuk menumbuhkan kepedulian siswi kepada sesama muslim, mensosialisasikan sekolah kami kepada masyarakat. Selain itu kami juga turut mensukseskan program pemerintah dalam pemberantasan kemisikinan perkotaan," ungkap Ibu Rahmah, pembina OSIS SMP dan SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah. Bakti sosial ini bukan cuma untuk bagi-bagi sembako, ternyata manfaatnya banyak yah… Ini baru namanya remaja yang punya kepedulian sosial yang tinggi.

Bukan cuma kebutuhan pokok aja yang diperhatikan oleh teman-teman kita ini, tapi juga kebutuhan rohani loh. Siraman rohani bertajuk ‘Mengembalikan Kepercayaan Diri dengan Keislaman’ pun disampaikan oleh ustadzah Muthmainnah dan disimak dengan baik oleh ibu-ibu warga sekitar. Wuah… Kalo yang ini sih pastinya menenangkan jiwa nih.

Para siswi juga senang loh berbagi dengan sesamanya. Zul Hairana Bahar aja bilang kalo kegiatan ini bisa membuat dia ikut merasakan kehidupan masyarakat yang kurang beruntung, dan dia jadi punya cita-cita yang mulia banget. "Saya senang sekali bisa saling berbagi sesama muslim. Sesama muslim kan sebaiknya saling membantu. Kegiatan ini malah membuat saya mau jadi seorang dokter. Supaya bisa membantu mereka dalam bidang kesehatan," ujar Ketua Osis SMP Islam Terpadu Wahdah Islamiyah ini.

Bakti sosial yang langsung dilakukan teman-teman kita ini berlangsung tertib loh. Gak ada tuh yang berebutan untuk dapat bingkisan, mungkin karena sebelumnya udah dikasih siraman rohani kali yah. Nah, terima kasih bukan hanya keluar dari bibir warga saja loh tapi juga panitia gak mau ketinggalan. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para siswa dan juga orangtua yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan kami ini," tutup Ibu Rahmah sambil menebarkan senyum yang teduh di bawah matahari yang justru lagi menyengat.(rek2-rek5)

Artikulli paraprakPENJELASAN TENTANG SISTEM JUAL BELI ARBUN
Artikulli tjetërWanita Penghuni Syurga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini