Silaturahmi Peserta Studi Banding STIBA Makassar Dengan DPW WI DKI Jakarta, Ini Pesan Ustaz Zaitun Rasmin

Date:

DEPOK, wahdah.or.id – Agenda studi banding STIBA Makassar ke berbagai institusi pendidikan di Pulau Jawa telah berhasil dituntaskan dengan sukses dalam enam hari, Senin-Sabtu (31/07/2023—05/08/2023). Rombongan yang pada Sabtu malam menginap di Hotel Darunnajah melanjutkan perjalanan ke Depok pada pukul 07.00 dan tiba pukul 09.00 WIB.

Agenda selanjutnya adalah silaturahmi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah DKI Jakarta. Pertemuan bersejarah ini diadakan di RM Lesehan Pondok Laras, Depok, Ahad (06/08/2023).

Acara silaturahmi dihadiri oleh seluruh peserta studi banding dari STIBA Makassar, serta tokoh-tokoh penting Wahdah Islamiyah, seperti Pemimpin Umum DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin, dan Wakil Sekjen DPP WI, Ustaz Ambo Sakka. Turut hadir Ketua DPW WI DKI Jakarta, Ustaz Ilham Jaya, beserta para jajaran pengurus DPW WI lainnya serta para alumni STIBA Makassar.

Suasana keakraban dan kegembiraan terlihat mengiringi acara tersebut, di mana berbagai informasi dan pengalaman yang telah didapat selama studi banding dibagikan oleh Ketua STIBA Makassar dan Ketua Senat.

Silaturahmi ini menjadi bersejarah karena mampu mengumpulkan sebagian besar pengurus Wahdah Islamiyah di ibu kota dan sekitarnya. Sesuatu yang cukup jarang terjadi karena padatnya kesibukan masing-masing. Hal ini seperti disampaikan Ustaz Ambo Sakka saat memberikan sambutan.

“Benchmarking ini benar-benar ide brilliant karena melahirkan banyak inspirasi. Banyak instansi terutama sekolah dan ormas dakwah yang dikunjungi dan bahkan sebagian DPW WI daerah tujuan belum memulai itu. Asatidzah telah membuka ruang silaturahmi lebih formal antarlembaga,” ujarnya.

Ketua STIBA Makassar, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan rangkaian kegiatan studi banding dan berterima kasih kepada DPW Wahdah Islamiyah atas sambutan hangat dan kerja sama yang baik.

“Kita sudah melakukan rapat terkait rencana strategis STIBA lima tahun mendatang. Kita sudah tahu apa yang jadi titik kelemahan, kekuatan, tantangan kita berdasarkan analisis SWOT ini. Maka Studi Banding ini jadi sangat strategis karena kita mau melihat keunggulan-keunggulan yang dimiliki institusi lain,” ungkap Ustaz Akhmad.

“Kita berangkat dengan anggaran seadanya. Penganggarannya lebih mengandalkan donasi dari para donatur, bahkan semua peserta juga dimintai kontribusi,” lanjutnya.

Ustaz Akhmad menjelaskan bahwa institusi yang menjadi destinasi studi banding masing-masing memiliki karakteristik yang ingin dieksplorasi.

“Ada yang unggul pada pembinaan karakter mahasiswa, penerapan bahasa Arab, kurikulum, ruh Al-Qur’annya, semangat dakwahnya, bahkan ada yang satu paket seperti di Unida Gontor,” kata Ustaz Akhmad.

Berakhirnya studi banding ini, tidak berarti pekerjaan telah selesai, jelas Ustaz Akhmad. Ada kerja keras menanti, yaitu merumuskan dan mengimplementasikan hasil studi banding tersebut.

Sementara itu, Ustaz Zaitun Rasmin yang hadir di pengujung acara menyampaikan pentingnya studi banding ini untuk memperkenalkan institusi.

“Ini penting. Ada ungkapan ‘Tak kenal maka tak sayang’, maka sekarang ‘Tak kenal maka tak kerja sama’,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah tersebut menjelaskan ayat litundzira ummal qura wamanhawlaha yang menjadi alasan alumni STIBA Makassar ditempatkan di pusat-pusat kebudayaan manusia, yaitu perkotaan atau pinggir kota.

“Memang kota adalah pusat interaksi manusia, di sana berkumpul orang-orang terbaik demikian pula manusia paling jahat,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa dakwah di pusat kota adalah keniscayaan, di mana dakwah dan tarbiah adalah tulang punggungnya dan ilmu syariah adalah panglimanya.

Rep: Humas STIBA
Editor: Muh Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Peserta Didik Sekolah Inspirasi Laznas WIZ Raih Juara Lomba di Al Qalam Gowa Islamic Competition 2024

GOWA, wahdah.or.id - Seorang murid Sekolah Inspirasi Laznas Wahdah...

Ada 3 Jenis Hati, Berikut Penjelasan dan Cara Menghidupkan Hati yang Sakit atau Mati

Jenis hati itu ada tiga. Hati yang sehat, hati...

Ketua DPW Maluku, Ust. Firman: Jaga Semangat Menolong Agama Allah, Allah Akan Berikan Pertolongan-Nya

AMBON, wahdah.or.id -- Satu lagi Dewan Pengurus Daerah Wahdah...

Turnamen Badminton Para Kader, Meriahkan Semarak Mukerda Wahdah Islamiyah Berau

BERAU, wahdah.or.id – Dakwah yang dilakoni oleh setiap Muslim...
Penataran Seputar Ramadan 1445 H