Rabithah Alam Islami Divisi Pendidikan Buka Perwakilan Pertama di Luar Negeri di Jakarta (2)

Date:

DSC 0886.jpg coba.jpg edit

 

Rabithah Alam Islami melalui divisi pendidikan membuka kantor perwakilan pertamanya di Luar Negeri di Jakarta. Kantor perwakilannya berlokasi di jalan Kramat Raya No 45. Jakarta.

Kunjungan Syaikh Hasan bin Abdullah Bugis perwakilan Rabithan Alam Islami dalam hal ini,di dampingi Ketua Umum Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin dan Muflihin Khalid, menemui langsung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) Bapak Muhammad Nuh yang didampingi sekjend Kemendikbud Ainun Na’im.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kemendikbud jalan Jendral sudirman Senayan Jakarta ini berlangsung pada selasa (15/1). Agenda yang dibicarakan adalah rencana kerjasama antara Rabithah Alam Islam dengan Kemendikbud berkaitan penyediaan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi ke Saudi Arabia dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Utusan dari lembaga Islam yang berdiri di Mekkah ini, menyampaikan juga rencana Rabithah akan mengadakan Muktamar yang membahas masalah pendidikan di Saudi, dan berharap kepada Bapak Menteri untuk turut menghadiri acara tersebut.

foto 2.compress

 

foto 3.edit

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Apresiasi dari Wakil Ketua DKM Masjid Kubah 99 Asmaul Husna terhadap Kegiatan Tarbiyah Gabungan Wahdah Islamiyah Makassar

MAKASSAR, wahdah.or.id -- Wakil Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)...

Padat, Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Dipenuhi Jamaah Tarbiyah Gabungan Wahdah Makassar

MAKASSAR, wahdah.or.id -- Wahdah Islamiyah Makassar menggelar kegiatan Tarbiyah...

Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah Sambangi Pengurus Pusat Hidayatullah Tuk Bahas Peluang Sinergi dan Kolaborasi

JAKARTA, wahdah.or.id - Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah (DPP...

Sudah 7 Bulan Lebih Digempur Oleh Roket Israel, Jangan Biarkan Gaza Sendiri!

MAKASSAR, wahdah.or.id -- Waktu tujuh bulan lebih, bukanlah waktu...