Presiden SBY Buka Kongres Umat Islam Indonesia

  • Sudah Dua Menteri yang Kunjungi Stand Wahdah Islamiyah

Ormas-ormas Islam Indonesia untuk kelima kalinya menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII). Kongres Yang mengambil tema “Kepemimpinan Umat Untuk Kesejahtraan Bangsa” berlangsung  7-10 Mei 2010 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur. Kali ini yang menyelenggarakan adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono membuka secara resmi konngres ini. Presiden didampingi oleh Ibu Ani Yudoyono, Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan beberapa menteri Kabinet Indonesia bersatu II. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan beduk oleh Presiden.

Sekum MUI Pusat H.M.Ichwan Sam sekaligus sebagai Ketua Panitia dalam perkenalannya sebelum pembukaan, menegaskan kembali bahwa kongres ini akan membahas tiga agenda penting umat yakni masalah kepeminpinan, Perekonomian Umat dan membahas beberapa rekomendasi .

Kongres ini dihadiri sebanyak 800 peserta yang terdiri dari MUI Pusat, MUI Provinsi, Ormas-ormas Islam, Lembaga Islam, pesantren, perguruan tinggi Islam. Prof din Syamsuddin sebagai Ketua Pengarah, Wakil Ketua Nazri ashari, Tuti Alawiah, dan K.H.Maruf Amin

Ketua Umum WI Ustadz Muh.Zaitun Rasmin, Lc dan Ketua Wahdah Jakarta Ambo Sakka, SKM jadi peserta dalam kongres ini dan 11 lainnya utusan dari Sulawesi Selatan (MUI Sulsel tujuh  dan dari Perguruan tinggi Islam empat orang). Diantaranya Sekretaris MUI Sulsel Prof.M.Ghalib, Komisi Fatwa Prof.Minhajuddin, Ketua NU Sulsel K.H.Zein Irwanto,Ketua Mui Makassar AGH.Muhammad Ahmad, Prof.Rahim Yunus, Prof.Hasyim Aidid, K.H. Dahlan Yusuf, Ibu Nurwanita,Ketuai MUI Gowa Abubakar Paka dan cendikiawan lainnya dari beberapa perguruan tinggi Islam

Tausiah dari Prof.Ali Yafie
Kamis Malam,6 Mei 2010 Prof.KH.Ali Yafie,Mantan Ketua MUI Pusat dan Penggagas KUII II  tahun 1998 memberikan tausiah ke peserta kongres. 

Tokoh Islam Asal Sulsel ini memberikan motivasi dan wejangan ke peserta, semoga dengan adanya kongres ini dapat melahirkan gagasan dalam mengurangi dampak krisis yang terjadi diIndonesia. Juga mengingatkan bahwa agama Islam dan Umat Islam memiliki potensi dalam hal populasi tapi di sisi lain peran, kemampuan ,keunggulan masih banyak kekurangan atau umat Islam minoritas dalam mayoritas, baik dalam politik dan ekonomi.semoga dengan kenyataan ini, lenjutnya bisa memicu peserta kongres untuk lebih baik lagi untuk kerja dan beramal demi kejayaan umat dan bangsa. Untuk Menwujudkan hal tersebut diperlukan  sikap tawakkal, jihad yang tinggi dan keikhlasan yang merupakan kunci kemenangan.

Penandatangan MoU MUI-Kementerian Pembangangunan Desa Tertinggal dan Ta’aruf

Setelah Acara Pembukaan diadakan penandatangan MoU antara MUI oleh Ketua Umum DR.K.H.AM. Sahal Mahfudz dan Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal  Ahmad  Hilmi Faisal Zaini dan setelah itu ta’aruf perkenalan dan silaturahmi Ulama, Zuama dan Umara dari berbagai ormas Islam, perwakilan dari Luar Negeri (Malaysia, singapura, Australia, Palestina, Arab Saudi)
 
Dialog Sesi I
Hari pertama Kongres Umat Islam Indonesia V, pada malam harinya diawali dengan dialog, dengan tiga materi: Kempempinan Umat, Masalah dan Solusi oleh Drs.H.Surya dharma Ali, M.Si,  Penguatan ekonomi Kerakyatan Berbasis Syariah oleh Deputi Kementerian Koperasi dan UMKM, Kebijakan Pemerintah dalam pengembangan kempemimpinan nasional melalui pendidikan oleh Prof.Dr.H.Muhammad Nuh

Agenda hari ini:
Paparan materi:
1.Paradigma dan visi karakter Kemimpinan Islam oleh prof Dr.KH.Tolchah Hasan
2. Penguatan Kelembagaan Umat oleh Prof.Din Syamsuddin
3.Penguatan Jaringan Komunikasi Kelembagaan  oleh Dr.Hj.Marwah daud

Paparan Materi:
1.Paradigma dan nilai ekonomi Islam oleh H.Aris Muftie, SE, MBA
2.Penguatan Kelembagaan ekonomi Ummatoleh  Ir H.Adi sasono
3.Model Pemberdayaan umat Dr.Hj.Hendri Saparini

Sidang Komisi
Komisi A Kepemimpinan, Komisi B Ekonomi, Komisi C Rekomendasi.

Artikulli paraprakMenteri Agama Kunjungi Stand Wahdah di Kongres Umat Islam Indonesia V
Artikulli tjetërKetua Umum Masuk Tim Perumus Komisi Kepemimpinan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini