Perolehan Hewan Kurban Meningkat

 

Semangat berkurban umat Islam Indonesia pada Idul Kurban 1431 H terbilang cukup tinggi.
Sejumlah lembaga amil zakat yang selama ini aktif mengumpulkan dan mendistribusikan hewan kurban ke sejumlah daerah di Tanah Air, mengaku mengalami peningkatan perolehan hewan kurban yang cukup signifikan.

Dompet Dhuafa melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) menargetkan tahun ini mampu menghimpun 25 ribu ekor kambing.
"Sampai (Kamis 18/11), Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa telah menghimpun 15.457 ekor kambing dan 502 ekor sapi. Insya Allah jumlahnya terus meningkat," ungkap Direktur Komunikasi dan Penggalangan Dana Dompet Dhuafa (DD), Yuli Pujihardi.

Menurut Yuli, di hari yang sama pada tahun lalu, hewan kurban yang berhasil dihimpun sebanyak 9.865 ekor kambing dan 378 ekor sapi.
Karena itu, pihaknya optimistis, target 25 ribu ekor kambing melalui program THK akan tercapai.

Animo masyarakat Muslim yang ingin menyalurkan kurbannya melalui gerai-gerai DD yang ada di mal serta restoran di kota-kota besar sangat tinggi. Target perolehan Tebar Hewan Kurban sebanyak 25 ribu ekor kambing, menurut Yuli, bukan lah angka yang sulit dicapai.

Tahun lalu, kata dia, lembaganya mampu menghimpun 19.108 ekor kambing.
Yuli mengungkapkan, banyak para pekurban yang melalui DD meminta agar hewan kurbannya didistribusikan ke daerah bencana, seperti Wasior, Merapi, serta Mentawai.

Ia menuturkan, khusus para pengungsi letusan Gunung Merapi, pihaknya mendistribusikan sebanyak 1.700 ekor kambing dan 10 sapi. Di Mentawai akan dipotong 12 sapi dan Wasior sebanyak 20 sapi.

Meningkatnya perolehan hewan kurban tahun ini, juga diungkapkan Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BSM Umat, H Alamsani. "Alhamdulillah, perolehan sapi tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Tahun ini, perolehan hewan kurban mencapai enam ekor sapi dan 70 ekor kambing. Semuanya amanah untuk disampaikan kepada para korban dan pengungsi Gunung Merapi," ungkap Alamsani.

Meningkatnya perolehan hewan kurban juga diakui Direktur Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Peduli Umat, Anwar Sani. Hingga Rabu (17/11), lembaga itu telah menerima titipan 608 ekor kambing dan 62 ekor sapi.

"Dibanding tahun lalu, perolehan hewan kurban tahun ini lebih meningkat, terutama di kurban sapi. Tahun lalu, kami hanya mampu menghimpun 26 ekor sapi, sedangkan perolehan kambing cenderung sama dengan tahun lalu," tutur Sani.

Menurut Sani, perolehan hewan kurban berupa kambing tak sampai mencapai seribu ekor, karena lembaganya memasang harga premium dengan tema `Kurban 1 Dinar’. "Kita menjaring donatur premium dengan harga cukup tinggi dan mempunyai nilai lebih, penerima daging juga menerima sembako dan kacang hijau. Bahkan, pekurban di Al Azhar juga berarti menyumbang untuk bencana karena Rp 100 ribunya kita sisihkan untuk bencana."

Ketua Departemen Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah Peningkatan, Muhammad Asyraf, mengatakan, hingga hari pertama Idul Adha 1431 H, yang telah menghimpun 904 ekor kambing dan 16 ekor sapi.
Padahal, tahun lalu hanya menerima titipan 600 ekor kambing.

Menurut Ketua Panitia Kurban 1431 H, Ustaz Nursalam Sirajuddin, hewanhewan kurban itu berasal dari anggota Wahdah, masyarakat umum, dan simpatisan.

Hewan kurban itu disalurkan bagi kaum dhuafa, panti asuhan, majelis taklim, pengurus masjid, korban bencana, serta beberapa cabang dan daerah binaan Wahdah di seluruh Indonesia. ed; heri ruslan. Lihat e-paper

Artikulli paraprak33 Ekor Kambing untuk Korban Merapi
Artikulli tjetërWahdah Kurban 904 Kambing 16 Ekor Sapi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini