PERNYATAAN SIKAP DEWAN PIMPINAN PUSAT WAHDAH ISLAMIYAH ATAS ANEKSASI PENJAJAH ZIONIS ISRAEL TERHADAP WILAYAH TEPI BARAT

Nomor: K.1888/IL/I/11/1441

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ الله وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْساَنٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَبَعْدُ

Al-Quds adalah tanah para nabi, tempat Isra’ wal Mi’raj Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, kiblat pertama kaum muslimin. Masalah Palestina dan perjuangan kemerdekaannya bukan hanya persoalan bangsa Palestina, namun menjadi bagian dari akidah dan sejarah umat Islam.

Penjajahan Zionis Israel telah menjadi tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan selama lebih setengah abad, dan semakin hari, semakin pongah di hadapan 1,5 miliar umat Islam. Hari-hari ini menjadi saksi kepongahan itu dengan proposal Deal of the Century yang telah dimulai pengejawantahannya saat ini, Wallahul Musta’an. Aneksasi Tepi Barat adalah salah satu agenda dari rencana penjajah Zionis ini.

Menyikapi perkembangan situasi ini, maka Wahdah Islamiyah sebagai organisasi Islam yang concern terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina memandang perlu mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mengutuk keras rencana dan langkah-langkah aneksasi penjajah Zionis atas wilayah Tepi Barat dan pendudukan atas seluruh wilayah Palestina;
  2. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin Indonesia dan dunia untuk melakukan segala upaya dan perjuangan demi menghentikan kezaliman ini;
  3. Meminta kepada pemerintah Indonesia untuk melanjutkan dan meningkatkan upaya diplomatik internasional mencegah aneksasi penjajah Zionis ini sebagai pelaksanaan amanah konstitusi bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan;
  4. Menyerukan kepada seluruh anggota Wahdah Islamiyah khususnya dan umat Islam Indonesia umumnya untuk berkontribusi secara nyata mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan penggalangan bantuan kemanusiaan;
  5. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin khususnya di Indonesia untuk semakin meningkatkan kedisiplinan beragama yang akan menjadi sebab utama turunnya pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala;
  6. Mengimbau kepada para dai dan muballigh serta tokoh umat dan bangsa untuk terus melanjutkan dan meningkatkan upaya edukasi umat dan masyarakat umumnya tentang persoalan Palestina;
  7. Mengimbau kepada segenap umat Islam untuk senantiasa mawas diri dan menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari segala sesuatu yang berpotensi merusak dan mengurai persatuan dan kesatuan tersebut;
  8. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk senantiasa berdoa demi keselamatan dan kemenangan kaum muslimin Palestina dan Masjid Al-Aqsha.

Demikian Pernyataan Sikap ini kami sampaikan sebagai wujud solidaritas sesama muslim dan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kepada Allah Subhanahu Wata’ala kita serahkan semua urusan,

نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ

Makassar, 15 Zulkaidah 1441 H/6 Juli 2020 M

 Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah         

Dr. H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., M.A.

Ketua Umum

 H. Syaibani Mujiono, S.Sy.

Sekretaris Jenderal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here