Perkuat Kaderisasi dan Pengembangan Usaha

(RPP II DPP WI)

Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI), Rabu-Kamis,  14-15 Mei 2007 adakan Rapat Pengurus Pleno II DPP WI pasca muktamar. RPP ini merupakan agenda dwibulan, evaluasi kinerja departemen/lembaga dua bulan yang lalu sekaligus mensinkronkan  program-program kerja dua bulan ke depan.

Agenda RPP ini, selain membahas evaluasi dan program kerja, juga membahas agenda khusus, yakni pemantapan kaderisasi dan pengembangan usaha.

Ketua Umum DPP Ustadz Zaitun Rasmin dalam arahannya mengharapkan menjadikan tarbiyah sebagai mainstream (perjuangan kita yang lebih utama) dalam proses pengkaderan. Perlu adanya maksimalisasi tarbiyah di cabang-cabang, dan di institusi pendidikan, khususnya lagi di institusi  pendidikan di bawah naungan lembaga. Serta menegaskan kembali bahwa  tarbiyah berbeda dengan ta’lim, dan menjadikan hal ini sebagai jargon umum dalam pembinaan di Wahdah.

Pada tarbiyah porsi pemberian pengetahuan syar’I tidak seperti kalau mengikuti ta’lim, pada tarbiyah lebih banyak transformasi rasa, sifat, pemberian perhatian yang intes pada mutarabbi melalui dialog baik secara kelompok maupun personal. Sehingga tarbiyah dapat menjadi tempat pembentukan karakter. Lanjut beliau, diharapkan orang yang ta’lim merasa perlu tarbiyah dan orang yang tarbiyah merasa perlu ta’lim, pada akhirnya antara tarbiyah dan ta’lim dapat disinkronkan.

Selanjutnya, yang menjadi penekanan Ketua Umum dalam RPP ini, adalah pengembangan usaha.  Ustadz mengiginkan kepada pengurus adanya kesadaran akan pengembangan usaha ini menjadi kepedulian dan tanggung jawab bersama. Kepedulian tersebut dapat berupa  informasi peluang usaha yang prospek untuk dikembangkan. Karena dengan adanya usaha-usaha yang diandalkan, diharapkan nantinya menopang secara mandiri  aktifitas dakwah perjuangan  kita yang selama ini terus mengalami perkembangan.

Diantara hal-hal yang dihasilkan RPP ini, yakni:dalam rangka penyelesaian dengan segera kurikulum tarbiyah, maka kerja-kerja dari anggota tim yang selama ini punya jabatan fungsional di DPP, digantikan untuk sementara dan  tidak dibebani lagi tugas-tugas lain. Ustadz Syaiful Yusuf Ketua Bidang I,dijabat sementara oleh Ketua DPD,Ustadz Iskandar Kato. Ustadz Jahada Mangka (Ketua Departemen Dakwah dan Kaderisasi), dijabat oleh sekretaris DDK Ustadz Nasruddin, Ustadz Qasim Saguni (Sekjend), tugas-tugasnya akan dibantu olehnya wasekjen ustadz Nursalam serta Ustadz Syaiful yang juga merangkap ketua KDM (Korp Dai Murabbi) DPP, dijabat sementara oleh ustadz Rahmat. Insya Allah tim ini siap menyelesaikan kurikulum materi ini selama satu bulan.

Dalam waktu dekat telah disepakati akan  dibentuk pendidikan berbasis kaderisasi, ponpes modern Wahdah Islamiyah setingkat SMP-SMA, nantinya ponpes ini bersifat boarding school (pembinaan intensif anak didik yang diasramakan). Alhamdulillah lokasi sudah ada tinggal bangun asrama.

Berkenaan dengan hal tersebut, akan dibentuk suatu sistem pembinaaan remaja berbasis hafal alqur’an dan kegiatan yang bersifat keremajaan lainnya. Ustadz Idris P ditujuk sebagai musyrif (pengarah) pada tim ini dan Hendra (pengurus LP3Q DPP) sebagai ketua timnya.

RPP ini diikuti oleh segenap pengurus harian, pengurus inti, ketua dan sekretaris departemen/lembaga DPP WI dan sejumlah pengurus inti DPC Makassar, bertempat di ruang pertemuan rumah makan keluarga lantai II, dekat pintu masuk kawasan Kima Daya Makassar.

 

Artikulli paraprakDi Manakah Kebahagiaan ?
Artikulli tjetërTentara AS di Irak Jadikan Al-Quran Sebagai Target Latihan Menembak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini