PENGUKUHAN WI CAB. TARAKAN & TABLIGH AKBAR
WI Cab. Tarakan sudah terbentuk sejak empat tahun yang lalu namun baru dikukuhkan secara resmi oleh Sekjen Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah Ust. Ir. H.Qosim Saguni, MA.

Pengurus yang dikukuhkan untuk periode 2007 – 20011 M itu dilaksanakan pada hari Ahad (28/0) bertempat Masjid At-Tauhid Gunung Lingkas. Acara Pengukuhan dimulai dengan Pembacaan SK Pengurus oleh Ust. Jahada Mangka, Lc dilanjutkan pidato pengukuhan Ketua Cabang WI Tarakan Ust. Ir. Alimuddin Camma, Beliau dalam pidatonya mengatakan bahwa Wahdah Islamiyah bukan saingan Departemen Agama, dan bukan pula teroris yang harus dicurigai oleh pihak kepolisian, karena Wahdah Islamiyah adalah mitra Pemerintah Kota dalam da’wah dan Pembinaan moral Masyarakat. Wahdah Islamiyah Cabang Tarakan telah banyak memiliki amal usaha yang menyentuh hajat hidup umat islam diantaranya : 34 Forum Kajian Islam, menangani Khutbah Jum’at, Ta’lim Syar’i di beberapa Masjid, Mendirikan Pesantren Tahfidzhul Qur’an(Penghafal Al-Qur’an) di Karungan Kec. Tarakan Timur, Kelompok Siqransa (Sanggar Iqra orang dewasa), dua unit TPA Taman Pengajian Al-Alqur’an, dan Masjid At-Tauhid tempat berlangsugnya acara. Acara pengukuhan & Tabligh Akbar ini di hadiri Ketua DPRD beserta anggotanya, Asisten Walikota dan unsur muspida lainnya, Tokoh Masyarakat. Sekjen Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah Ust. Ir. H. Qosim saguni, MA,  dalam sambutannya mengupas tentang bencana  datang silih berganti menimpa bangsa kita disebabkan jauhnya kita dari agama Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, dengan bencana ini mudah-mudahan dapat menyadarkan kita untuk kembali ke jalan Allah.

H. Udin Hianggio selaku Ketua DPRD dalam sambutannya sangat bangga keberadaan Wahdah Islamiyah yang menjadi pelopor da’wah di daerah Tarakan, kemudian Asisten Walikota membacakan sambutan walikota Tarakan  dalam sambutanya menyambut baik dan bangga kedatangan Sekjen Pimpinan Pusat wahdah Islamiyah di Bumi Paguntakan Tarakan. Pemerintah Kota sangat mendukung dengan keberadaan Wahdah Islamiyah sebagai organisasi Islam yang akan mampu memperbaiki moral masyarakat dari keterpurukan.

Setelah Acara Pengukuhan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar  yang disampaikan oleh Ust. H. Jahada Mangka, Lc dengan tema : "Belajar dari musibah, kita tata kehidupan yang Islami". Dalam ceramahnya Ustadz memaparkan bahwa musibah tidak hanya menimpa orang-orang zhalim saja tetapi juga menimpa kepada orang-orang sholeh. Beliau mengangkat kisah Nabi Musa dari banil Israil yang pernah mengalami musim kemarau sehingga Nabi Musa berdo’a kepada Allah agar diturunkan hujan, namun Allah menangguhkan do’a nabi Musa. Sebab ada di antara salah seorang dari bani Israil melakukan dosa dan maksiat, setelah orang tersebut bertobat kepada Allah, maka Allah pun menurunkan hujan.

Acara ini hadiri oleh lebih 900 orang yang memadati ruangan dan halaman masjid sehingga Akhwat duduk di depan halaman sementara ikhwah terjemur panas matahari  di samping kanan dan kiri Masjid.( Humas WI Cab. Tarakan)      

Artikulli paraprakDAURAH TAKWINIYAH ANGKATAN III
Artikulli tjetërMusibah,Fenomena Alam Atau Adzab?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini