Penasihat WI Yogya Taushiyah di Kantor DPRD

Yogyakarta, Kamis, 16 September 2010, bertempat di DPRD Kota Yogyakarta, JL. Ipda Tut Harsono Nomor 43 Yogyakarta, Penasihat Wahdah Yogyakarta, Ustadz H. Ridwan Hamidi, Lc, MA.  menyampaikan taushiyah di acara Silaturahmi Keluarga Besar DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh segenap Pimpinan dan anggota DPRD Kota Yogyakarta beserta istri, Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta beserta istri,  Komandan Kodim Kota Yogyakarta, Kapoltabes Yogyakarta, Kepala Kejaksaaan Negeri Yogyakarta, Pengadilan Negeri Yogyakarta, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Asisten Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Staf Ahli Walikota, karyawan-karyawati Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja di Lingkungan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta serta tamu undangan lainnya. Acara ini dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Ustadz Anang Fathurrahman Al Hafidz, kader Wahdah Islamiyah Yogyakarta yang tahun ini diterima di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia.

Dalam acara ini Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Henry Kuncoroyekti, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Puasa Ramadhan hendaknya mampu melahirkan manusia-manusia yang lebih baik daripada sebelumnya. Disusul dengan Walikota Yogyakarta, H. Herry Zudianto, SE.Akt,MM., yang menandaskan bahwa jabatan merupakan amanat sehingga musti diemban dengan penuh tanggung jawab sehingga para pejabat dapat mencontoh Rasulullah yang dijuluki “Al Amin” yang salah satunya dikarenakan beliau sangat pandai dan berhati-hati dalam menunaikan amanat. Walikota juga mengajak segenap komponen untuk selalu berjihad fi Sabilillah, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan, yang dimaknai dengan Totalitas, Integritas dan Loyalitas.
 
Ustadz H. Ridwan Hamidi, Lc.,MA, yang juga merupakan Dosen di Sekolah Vokasi D3 Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada dan beberapa Universitas lainnya di Yogyakarta, dalam taushiyahnya menyampaikan beberapa hikmah puasa yang bisa diterapkan dalam kehidupan masyarakat, diantaranya, membiasakan takut kepada Allah dalam pengawasan dimanapun manusia berada, Adanya persamaan antara kaya & miskin, pejabat & rakyat dlm melaksanakan  kewajiban agama.(abz/Infokom DPC)
Dokumentasi: Dok.1, Dok.2, Dok.3, Dok.4

Artikulli paraprakAsisten Ketua Umum Hadiri Silaturahmi Keluarga Besar PII
Artikulli tjetërSubhanallah, Rektor UIN Maliki Malang Wajib Hapal Alquran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini