Optimalkan Peran Dakwah dan Tarbiyah!
(Pengajian Ustadz Zaitun di Jakarta)

Jargon Shahwah Islamiyah (Kebangkitan Islam) hendaknya tak membuat umat Islam terpedaya. Menjadikan mereka terlena dan tak mau lagi mempelajari agama. Sebab maraknya berbagai aliran sesat yang muncul belakangan ini tak lain adalah buah dari kebodohan umat Islam sendiri.

 

Demikian kesimpulan yang terungkap dalam kajian Islam yang digelar Wahdah Islamiyah Cabang Jakarta di Masjid as-Salam, Pasar Minggu Jakarta (2 Mei 08). Acara yang dihadiri puluhan peserta ini menghadirkan Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin (Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah) sebagai pemateri tunggal. Kajian Islam ini mengambil tema "Menjaga Akidah dan Eksistensi Umat Islam".

Tampil mengenakan gamis putih, Ustadz Zaitun mengawali pembicaraan dengan memaparkan ad-Dharuriyah al-Khamsah (lima prinsip yang harus dijaga dan dipertahankan dalam Islam). Menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. "Islam telah mengatur hal ini jauh sebelum orang-orang Barat ribut dengan persoalan HAM," ungkap jebolan Universitas Islam Madinah ini.

Lebih jauh, Ust. Zaitun menyampaikan peran dakwah dan tarbiyah dalam membina dan memelihara eksistensi umat Islam. Ibarat dua sisi mata uang, tarbiyah dan dakwah adalah sebuah kesatuan utuh yang saling bersinergi. "Sekarang ini tak sedikit aktivis muslim yang hanya sibuk berkutat dengan dakwah keluar. Namun lupa mendakwahi diri sendiri," ujar Ust. Zaitun.

Akibatnya, terkadang mereka terjebak dengan ajakan dan perilaku yang menyimpang dari ajaran agama. Sebagai contoh, ajaran al-Qiyadah milik Ahmad Moshaddeq (baca: Mukadzdzib). Secara akal, rasanya kita sangat sulit menerima ada orang yang selama ini tak jelas beritanya tiba-tiba muncul di media dan mengaku sebagai Nabi. Terlebih ketika ia tampil dengan mengenakan embel-embel sayap segala. Namun, rupanya bualan Moshaddeq "berhasil". Sebagian masyarakat lalu percaya dan mengikuti ajarannya. Tiada lain, hal ini timbul sebab kebodohan  umat Islam sendiri. Sebagai dampak dari kurangnya tarbiyah dan pembinaan kepada mereka.

Alhasil, tarbiyah adalah sebuah keniscayaan dakwah, Ia memiliki peranan penting di dalamnya. Dengannya, umat Islam bisa saling menasehati, menjaga stabilitas iman, dan saling memberi motivasi dalam berdakwah. Sedianya kajian Islam tersebut akan berlangsung rutin setiap bulan. Acara ini terbuka untuk umum, baik ikhwan maupun akhwat. Untuk info selanjutnya, bisa berhubungan dengan Departemen Dakwah atau Depatemen Informasi dan Komunikasi (Infokom) Wahdah Islamiyah Cabang Jakarta. (abujaulah) 

 

Artikulli paraprakKenapa Saya Harus Segera Nikah
Artikulli tjetërWI Bandung Gelar Syariah Expo 2008

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini