Bissmillah.. Saya ingin menanyakan mengenai QS 24 ayat 31 maksud dari putra-putra suami mereka bagaimana ?
Suami meninggal istri menikah lagi..si suami memiliki anak laki-laki, apakah si ibu tetap menutup aurat kepada anak tiri laki-laki ?

Jawaban

Bismillaah…
Anak tiri merupakan mahram bagi ibu tiri mereka dalam islam, sebab itu boleh bagi ibu tiri tersebut untuk menampakkan aurat pada anak-anak suami mereka, namun batasan aurat wanita muslimah dihadapan mahram laki-lakinya diperselisihkan oleh para ulama, singkatnya sebagai berikut:

Pendapat Pertama: Auratnya dihadapan mahramnya adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah, kepala, leher, kaki atau betis, dan tangan atau lengan. Ini pendapat Madzhab Malikiyah, Hanabilah, dan salah satu pendapat Madzhab Syafi’iyah.

Pendapat Kedua: Auratnya dihadapan mahramnya adalah bagian antara pusar dan lutut, juga bagian perut dan punggungnya. Ini pendapat Madzhab Hanafiyah.

Pendapat Ketiga: Auratnya dihadapan mahramnya adalah bagian antara pusar dan lutut. Ini pendapat Madzhab Syafi’iyah.

Pendapat yang paling benar adalah pendapat pertama diatas yaitu aurat wanita dihadapan mahramnya adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah, kepala, leher, kaki atau betis, dan tangan atau lengan. Ini jugalah yang berlaku bagi ibu tiri dihadapan anak-anak tirinya,
Hal ini sesuai dengan firman Allah QS An-Nur (24) ayat 31 yang Anda tanyakan, yaitu bolehnya para mahram untuk melihat anggota tubuh wanita yang dipakaikan perhiasan padanya, dan tidak menyebutkan hal lain yang lebih dari itu. (lihat: Kasy al-Qannaa’: 5/11).
Wallaahu a’lam.

Oleh Tim Konsultasi Wahdah Islamiyah

Artikulli paraprakWahdah Islamiyah menjadi wasilah hidayah menyapa hatiku
Artikulli tjetërHukum Melintasi Seseorang Yang Sedang Shalat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini