Menumbuhkan Cinta Kasih Suami-Istri

Oleh : Ustaz Herman Hasyim

(Koran Sindo, Rabu 9 September 2009 Hal. 16 kolom Seputar Ramadan)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Allah SWT berfirman dalam Surah Arrum ayat 21, dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untuk mu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Dan dijadikannya antara kamu rasa kasih sayang, sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Seorang ulama berkata jika kamu menginginkan ketenangan, maka carilah pada seorang istri. Sering dikatakan rumahku adalah surgaku, kenapa? Karena ada bidadari cantik di dalamnya. Kata Nabi SAW, dunia ini indah, sedap dipandang mata dan sebaik-baik perhiasan di muka bumi ini adalah istri yang shalehah. Yang tatkala kamu perintah dia menaati suaminya.
Dan ternyata, istri-istri yang sekarang baru tampak cantik kalau ke pesta. Ke kantor cantik sekali, tapi dihadapan suaminya dia berpenampilan apa adanya. Nah sehingga muncul pertanyaan, istri-istri berdandan untuk kepentingan siapa? Apakah diperlihatkan kepada orang lain ataukah kepada suami. Padahal, yang menikmati kecantikan istri itu adalah suami.
Yang selanjutnya, jarang sekali kita menemukan istri yang mau taat kepada suaminya tatkala dia diperintah. Biasanya suami berkata satu, istri berkata tiga sehingga memang berat. Tapi, kalau kita mendapatkan istri yang shalehah, kita akan mendapatkan surga di dunia ini.
Bagaimana mewujudkan cinta kasih? Ada beberapa tips. Pertama, mari kita saling memberi hadiah. Rasulullah mengatakan, hendaknya di antara kalian saling memberi hadiah niscaya kalian akan saling menyayangi. Kalau kepada orang lain saja kita memberi hadiah akan tumbuh kasih sayang, yang paling berhak mendapatkan kasih sayang itu adalah istri atau suami.
Kedua, saling memberi salam. Nabi SAW mengatakan, apabila dua orang bertemu dan saling memberi salam dan menjabat maka berguguranlah dosanya sebagaimana bergugurannya daun kering yang ditiup angin kencang. Ada juga diriwayatkan bahwa yang berguguran adalah penyakit-penyakit hati, dalam hal ini adalah kebencian. Dalam riwayat Abu Huraerah, Rasulullah bersabda, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman sampai kamu saling mencintai, maukah kalian akan saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian. Kepada orang lain saja kita menyebarkan salam akan saling mencintai apalagi kalau dengan suami atau istri kita.
Ketiga adalah saling membantu pasangan kita dengan mengambil alih sebagian tugas-tugasnya. Sehingga akan menimbulkan perasaan satu sama lain bahwa pasangan kita tidak menginginkan untuk kesusahan.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Transkrip ceramah “Oase Ramadhan” radio celebes 90.9 FM

Artikulli paraprakSantri Wahdah Wakili Indonesia Lomba Menghafal Quran Tingkat International
Artikulli tjetërPENGUMUMAN DAFTAR CALON MAHASANTRI BARU MA’HAD ‘ALY Al-WAHDAH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini