Konferensi Mesir Bahas Fitnah Syi’ah terhadap Sahabat Nabi

Majma Buhuts Al-Islami – lembaga riset Islam, lembaga penelitian agama Islam tertinggi di Al-Azhar, menyelenggerakan konferensi keempat belas pada hari Sabtu (27/2) selama dua hari di bawah judul konferensi "Ashahabatur Rasul SAW", dengan sejumlah ulama Muslim terkemuka.

Tujuan dari konferensi tersebut bertujuan untuk membahas serta menolak serangan agama Syi’ah terhadap para sahabat Nabi melalui 20 penelitian dan kajian oleh para ulama Mesir dan luar negeri dalam menanggapi penghinaan Syi’ah terhadap para sahabat.

Situs dari surat kabar "Al-Mashri Youn" menyatakan bahwa di antara pemakalah dalam konferensi tersebut adalah pemikir Islam Dr. Muhammad Imara seorang anggota lembaga riset Islam Al-Azhar yang menyampaikan malah tentang sahabat Nabi dalam kacamata Sunni dan Syi’ah, pembicara lain adalah Dr.Hamid Abu Thalib, seorang anggota pada lembaga yang membahas kejahatan terhadap penghinaan Nabi.

Dijadwalkan dalam konferensi itu akan memutuskan dan memberikan gambaran yang dramatis kisah hidup para sahabat nabi lewat tinjauan secara yurisprudensi dari berbagai penelitian yang tersedia serta mengkaji peran Nabi Muhammad SAW lewat Al-Quran dan Sunnah dan peran sahabat dalam mendakwahkan Islam.

Konferensi memang dirancang serta dijadwalkan untuk menangani adanya jarak yang luas antara Sunni dan Syi’ah, setelah mengamati eskalasi fitnah-fitnah Syi’ah terhadap para sahabat, dan gelombang kelanjutan serangan mereka sampai saat ini, yang mengabaikan peran sahabat dalam menyebarkan Islam serta perjuangan mereka dalam mempertahankan iman.

Syaikh Al-Azhar Dr. Muhammad Sayid Tantawi dalam konferensi ini, menyampaikan makalah penelitian modern berdasarkan Al-Quran dan Sunnah terhadap para sahabat Radiallhu ‘anhum, Dr Thaha Abu Karisy anggota lembaga penelitian Islam membahas tentang manifestasi cinta terhadap sahabat Nabi saw, sementara Syaikh Umar Al-Dieb dan mantan anggota lembaga Islam Al-Azhar mengkaji dan meneliti tentang peran para sahabat dalam mendakwahkan islam, sedangkan Dr Mahmud profesional Vice President Universitas Al Azhar Cabang Assiut memaparkan subjek penelitian yang membahas sikap cinta dan altruisme dalam kehidupan Nabi saw dan syahidnya para sahabat.

Dalam penelitian lain, Dr Muhammad El-Shahat anggota dari Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Islam Negeri dan anggota Akademi Penelitian Islam membahas makalah yang berjudul "sikap dan penafsiran para sahabat," sedangkan Syaikh Muhammad Abdul Rahman Al-Rawi, menyampaikan makalah berjudul: "Para penulis anak muda dikalangan sahabat, termasuk Abdullah bin Umar, Zaid bin Tsabit, serta Abdullah bin Abbas, " dan Dr Abdullah Al-Najjar membahas penelitian berjudul:" Jawaban tentang hukum yang dimainkan oleh peran para sahabat, " , dan Dr Muhammad Abdul Aziz, Ulama Al-Azhar mengkaji makalah berjudul " kebaikan sahabat. "(fq/imo/eramuslim)
 

Artikulli paraprakTalim Sakinah Lembaga Muslimah
Artikulli tjetërSyaikh Al-Azhar: Yang Menghina Sahabat Nabi bukan Islam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini