Untukmu Sang Nabi shallallahu alaihi wasallam,

Jiwa Raga Kami Sebagai Tebusan

Oleh : Ust.H.Muhammad Ikhwan Jalil, Lc., M.H.I., M.Pd

( Anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah)

الحمد لله الحي الباقي، الذي أضاء نوره الآفاق…

ورزق المؤمنين حسن الأخلاق، وتجلت رحمته بهم إذا بلغت أرواحهم التَّرَاق…

نحمده تبارك وتعالى، ونستعينه على الصعاب والمشاق…

وأشهد أن لا إله إلا الله القوي الرزاق، الحكم العدل يوم التلاق…

وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله المتمم لمكارم الأخلاق…

خير من صلى وصام ولبَّى وركب البراق…

وأول الساجدين تحت العرش يوم يُكشَف عن ساق…

جاهد في سبيل الله منصورًا معصومًا من الإخفاق…

اللهم صلِّ وسلِّم وبارك عليه ما تعقب العشي الإشراق…

نال الشرف العلى من الرحمن ولو أذاه من كان سيئ الأخلاق

Kaum Muslimin yg dimuliakan Allah

Hari – hari ini kita berhadapan lagi oleh maraknya upaya penistaan dan pelecehan terhadap manusia junjungan kita, Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Manusia yang merupakan Rahmat bagi semesta ini,  oleh sekelompok orang di negara Prancis hendak direndahkan dan dihina dengan gambar karikatur yang nista, Wallahul Musta’an.

Tentu ini tidak boleh direcehkan dan diabaikan.

Pembelaan terhadap Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam harus dan wajib dilakukan.

Jika manusia terbaik dan termulia ini hendak dihina, maka para pencintanya, seluruh kaum muslimin akan bangkit dan membela, Allahu Akbar.

Nun jauh di sana, di negeri Prancis, dengan didukung oleh pemerintahnya dengan enteng menyebar karikatur yang menghina kehormatan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Sungguh benar firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

قد بدت البغضاء

Sungguh suatu kepedihan jika kita umat Islam yang berjumlah lebih 1,5 milliar ini tidak memberikan respon sedikitpun, bahkan seolah tidak memiliki kepedulian, Wallahul Musta’an.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda :

((لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحبَّ إليه من ولده ووالده والناس أجمعين)).

“Tidak beriman seorang diantara kalian sampai aku lebih dicintainya dari anaknya, bapaknya dan semua manusia” (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat dakwah Islam semakin berkembang di seantero dunia, maka jiwa-jiwa kerdil para durjana menjadi ketakutan dan mencari jalan untuk menghentikan cahaya ini.

Demi Allah , Allah pasti akan menyempurnakan cahayanya.

 

Denyut cintamu mengalir

pada tetes darahku yang tak berharga

mengalir indah membela kesucianmu

menoreh setia pada hamparan keagunganmu

 

Wahai purnama penerang jiwa

wahai penghulu segala manusia.

wahai Rahmat bagi semesta

Wahai Sang  Penanda Ilahi

Pembawa wahyu suci

 

Saat tangan durjana menggores nista atasmu

maka berjuta tangan beriman kekar menggenggam pedang kemuliaan

untuk menebas setiap angkara murka

 

Saat lisan keji penuh benci

menghambur kata hina atas namamu yang terpuji,

Maka berjuta lisan imani basah dalam rindu bershalawat untukmu dalam ramai dan sepi

 

Ya Rasul Mulia

kami rindu pada cahaya wajahmu, yang gemilangnya membakar matahari.

berujung rambut menapak kaki

adalah tebusan untukmu

 Wahai Sang Nabi penebar kasih tiada henti

و صلى الله و سلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Khutbah kedua

 الحمد لله رب العالمين والصلاه والسلام على رسول الله الأمين و على آله و صحبه اجمعين، أما بعد

Melalui mimbar Jumat kami menyerukan :

  1. Mengutuk keras setiap bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, kapan dan di manapun serta oleh siapapun, termasuk yang terjadi di Perancis beberapa waktu terakhir yang juga didukung oleh Perdana Menteri Perancis Emmanuel Macron.
  2. Menuntut Pemerintah Perancis serta semua pihak yang terlibat untuk segera menghentikan penghinaan ini, di mana provokasi keji ini sangat potensial memicu tindak kekerasan yang telah mereka rasakan sendiri.
  3. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk memulangkan duta besar Perancis dan menutup kedutaan besarnya di Jakarta.
  4. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk memboikot seluruh produk Perancis dan semua yang mendukungnya dalam penghinaan pada Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.
  5. Menyerukan kepada kaum muslimin Internasional untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk semakin meningkatkan persatuan dan persaudaraan umat Islam sedunia, karena kekuatan untuk membela dan dan mempertahankan kehormatan agama ini dengan izin Allah terletak pada persatuan dan kesatuan kaum muslimin.
  6. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk meningkatkan pengkajian dan internalisasi Sirah Nabawiah yang akan menjadi sebab utama aktualisasi perilaku beragama Islam yang semakin baik dan indah.
  7. Menyerukan kepada semua pihak di Indonesia untuk menjaga suasana kondusif hubungan antar umat beragama dan menghindari upaya profokatif terutama dalam konteks umat Islam dan Nabinya tercinta Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dimana kaum muslimin siap mempertaruhkan nyawa untuk kehormatannya shallallahu alaihi wasallam.

وصلى الله وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم من كل ذنب إنه هو الغفور الرحيم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here