Ketua Umum Penerjemah Ceramah Imam Besar Masjidil Haram Mekah


JAKARTA
, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustadz H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, Senin malam 28 Desember 2009 menghadiri pertemuan  beberapa ormas dan elemen organisasi Islam di  Kantor Pusat Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Jl. Kramat Raya 45 Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, hadir sebagai pembicara Syaikh Dr. Abdullah Muhammad al-Mutlak, Ulama besar kerajaan Arab Saudi dan Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais, Imam Masjidil Haram dan Ustadz Zaitun sebagai penerjemah.

Pada kesempatan tersebut peserta sempat shalat Isya bersama dengan diimami langsung oleh Imam Masjidil Haram Syaikh Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais.

Syaikh Sudais mengatakan diawal ceramahnya, rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas sambutan dan kecintaan mereka terhadap para masyaikh dari negeri dua kota suci Saudi.

Syaikh melanjutkan dengan ajakan untuk senantiasa berpegang teguh pada alquran dan hadits dalam menuntut ilmu, terlebih lebih lagi di zaman sekarang ini yang mana fitnah merajalela. Tugas da’wah adalah tugas mulia dan menjadi kewajiban kita untuk melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.

Tentang Ukhuwah Islamiyah, menjadi salah satu point yang disampaikan Imam, Pentingnya menjaga ukhuwah diantar kaum muslimin dan khususnya para da’i dan ulama. Dimana perselisihan dan perpecahan di antara mereka menjadi sebab kelemahan kaum muslimin. Hendaknya mereka mengambil contoh dari Imam Syafii, Imam Malik, Imam Ahmad dan para imam yang lain yang sekalipun mereka berbeda pendapat tapi mereka tetap tidak berselisih dan bermusuhan.

Dibagian akhir, Imam Masjid Alumnus Riyadh Scientific Institution ini memberikan penekanan akan pentingnya tarbiyah atau pembinaan intensif bagi generasi muda.

Olehnya itu kita sebagai manusia perlu menyadari bahwa kita diciptakan untuk suatu tujuan mulia nan agung yakni beribadah pada Allah dengan berbagai aktifitas kita didunia ini.

Syaikh Sudais merupakan Imam Urutan teratas di antara imam-imam di masjidil Haram  Mekah. Beliau telah hafal al Quran sejak 12 Tahun dan Beliau diangkat menjadi imam masjidil haram pada umur 22 tahun. Menerima gelar Ph.D dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di tahun 1987. Selain menjadi imam dan khatib Masjidil haram, beliau juga menjadi Dosen di Universitas Ummul Qura Mekah.
 
Yang hadir pada kesempatan itu diantaranya utusan dari MUI, Muhammadiyah, NU, ICMI, The Habibie Centre, Asy-Syafiiyah, PERSIS, Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia, Al-Irsyad Al-Islamiyah, Badan komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Masjid Istiqlal, Persatuan Umat Islam (PUI), YPI AL AZHAR, Dewan Masjid Indonesia.

Hari ini, Selasa 29 Desember 2009 Syaikh Sudais bersama rombongan menghadiri peresmian pengembangan Masjid Kampus Attauhid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia Salemba oleh Menteri Agama, dan kata sambutan dari Pemerintah Arab Saudi. Dalam pengembangan Masjid ini, Arab Saudi memberikan bantuan sebesar 13 Milyar Rupiah dari total pembangunan 16 Milyar Rupiah.(Foto 1, Foto 2, Foto 3)
 

Artikulli paraprakSyeikh as-Sudais: Jangan Tinggalkan Risalah Dakwah
Artikulli tjetërPenerjemah Imam Masjidil Haram

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini