MAKASSAR, wahdah.or.id – Wahdah Islamiyah mengutuk keras peristiwa pembakaran al qur’an yang dilakukan oleh demonstran Rasmus Paludan yang terjadi di Stockholm Swedia, Sabtu (21/1/2023).

Sontak peristiwa tersebut membuat sejumlah Negara Muslim seperti Arab Saudi, Yordania, Kuwait, dan Indonesia hingga Negara besar lainnya angkat suara dan mengecam keras pembakaran al qur’an yang dilakukan di dekat Duta Besar Turki, di Swedia, tersebut.

“Arab Saudi menyerukan untuk menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan, serta menolak kebencian dan ekstremisme,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan.

Tak hanya Negara-Negara besar yang mengecam peristiwa tersebut, sejumlah tokoh dan Ormas Islam di Indonesia ikut menyayangkan hal itu terjadi. Wahdah Islamiyah melalui Dewan Pengurus Pusat, mengeluarkan surat pernyataan sikap dan mengutuk keras terkait peristiwa yang menyayat hati kaum Muslimin dunia itu.

Demi membela kehormatan Islam dan Kitab Suci Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah mengeluarkan 8 pernyataan sikap yang bernomor K.152/IL/I/06/1444 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Wahdah Islamiyah Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA dan Sekjen Wahdah Islamiyah Ustadz Syaibani Mujiono, S.Sy., M.Si sebagaiamana yang diterima Team Medikom DPP pada Selasa, (24/01/2023).

1. Mengutuk keras aksi yang tidak beradab berupa penistaan Al-Qur’an dan Islam tersebut yang menggambarkan kebencian kaum kuffar seperti Firman Allah Subhanahu Wata’ala:

قَدۡ بَدَتِ ٱلۡبَغۡضَآءُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَمَا تُخۡفِي صُدُورُهُمۡ أَكۡبَرُۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ ١١٨

“Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 118)

2. Mengimbau kepada segenap kaum muslimin untuk mempersiapkan segala kemungkinan atas dampak dari aksi penistaan ini.

3. Menuntut kepada pemerintah Indonesia untuk memulangkan Duta Besar Swedia dan menutup kedutaan besarnya di Indonesia.

4. Menyerukan kepada segenap warga negara Indonesia untuk tidak mengembangkan narasi pembelaan penista agama ini, yang akan semakin menyulut kemarahan kaum muslimin.

5. Mengimbau kaum muslimin untuk melakukan boikot atas seluruh produk Swedia sebagai simbol pembelaan terhadap kesucian Islam dan Al-Qur’an.

6. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin untuk semakin meningkatkan semangat mencintai Al-Qur’an dengan menggiatkan semua amal usaha pembelajaran Al-Qur’an.

7. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk semakin gencar mendakwahkan kemuliaan Islam dan Al-Qur’an seluas mungkin kepada ummat manusia dengan berbagai fasilitas informasi dan komunikasi yang ada, karena tidaklah Islam itu ditindas dan berusaha dihinakan kecuali Allah akan semakin memuliakannya.

8. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin untuk menahan diri dari tindakan kekerasan yang tidak proporsional, dan tetap menampakkan akhlakul karimah kepada semua umat manusia, terutama yang tidak terlibat dan mendukung aksi penistaan keji tersebut.

“Demikian pernyataan sikap ini kami buat sebagai wujud kecintaan dan pembelaan atas Al-Qur’an dan Islam dan sebagai wujud tanggung jawab untuk memberikan pengarahan kepada kaum muslimin pada umumnya dan anggota serta simpatisan Wahdah Islamiyah pada khususnya,” tutup pernyataan tersebut.

Kementrian Agama (Kemenag) RI pun mersepon kejadian ini, melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Prof. Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa tindakan pembakaran al qur’an di Swedia merupakan penistaan Agama.

“Tindakan pembakaran kitab suci Alquran di Swedia merupakan penistaan agama yang tidak bisa dibenarkan, ini menunjukkan bahwa populisme di Eropa masih eksis,” kata Prof Kamaruddin

Diketahui, pada tanggal 15 April 2022 di Kota Rinkeby dan Orebro, Swedia, Rasmus Paludan juga pernah melakukan penistaan agam serupa.

Rep: Absaid
Editor: Akbar

Artikulli paraprakHadiri Mukerwil Wahdah Bengkulu, Gubernur Ajak Miliki 3 Bekal Ini!
Artikulli tjetërWakil Bupati Bulukumba Harapkan Wahdah Islamiyah Lahirkan Pemimpin Umat dan Bangsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini