Jagalah Salatmu

Oleh : Syaibani Mujiono

(Koran Sindo, Sabtu 29 Agustus 2009 Hal. 16 kolom Seputar Ramadan)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah, karena kembali kita dipertemukan pada bulan Ramadhan ini, tapi sungguh memperihatikan karena masih banyak di kalangan umat muslimin yang kurang memprihatinkan karena masih banyak dikalangan umat muslimin yang kurang memprihatinkan perkara shalat lima waktu.

Sesungguhnya shalat lima waktu ini memiliki nilai atau posisi yang sangat penting dalam agama kita, diantaranya bahwasanya salat ini adalah rukun islam yang kedua setelah syahadat. Kalau kita membaca hadis-hadis Rasulullah SAW menempatkan salat ini dalam posisi yang sangat penting.
Kemudian yang menunjukkan pentingnya salat lima waktu adalah Rasulullah SAW diangkat khusus dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha pada peristiwa Isra Mikraj itu untuk menerima perintah shalat lima waktu.
Ini tentunya bukan hal yang biasa karena seandainya dia adalah sesuatu yang biasa saja tentu hanya disampaikan Malaikat Jibril saja. Tapi, karena salat adalah sesuatu yang sangat penting, Allah SWT memanggil secara khusus Nabi SAW untuk menerima wahyu salat lima waktu ini.
Yang selanjutnya karena salat membedakan antara keimanan dengan kekufuran. Rasulullah besabda, perkara yang membedakan kekufuran dan keimanan adalah shalat lima waktu.
Orang-orang yang melalaikan shalat lima waktu ini mendapat ancaman dari Allah dalam surat Maryam ayat 59 “akan ada satu generasi yang mereka menyia-nyiakan salat lima waktu itu mereka mengikuti syahwatnya maka dia akan bertemu dengan salah satu jurang neraka jahannam.”
Salat lima waktu adalah amalan yang pertama dihisab Allah. Rasulullah menyebutkan bahwa sesungguhnya perkara yang pertama kali yang akan dihitung Allah SWT pada hari kiamat itu adalah shalat lima waktu.
Kalau manusia dengan manusia yang pertama diperhitungkan adalah masalah pertumpahan darah, kehormatan, dan sebagainya. Tapi, apabila berhubungan dengan Allah yang pertama kali adalah shalat lima waktu.
Bahkan, di dalam riwayat disebutkan, kalau baik salatnya, baiklah seluruh amalannya. Kalau rusak shalatnya, rusaklah seluruh amalannya. Kenapa karena salat itu menjadi patokan, sebagian ulama menyebutkan, apabila seorang muslim ingin mengetahui derajatnya disisi Allah tergantung salat lima waktunya.
Ini beberapa poin yang menyebutkan betapa pentingnya salat lima waktu ini dan beberapa muslim tidak memperhatikan salatnya.
Setelah mengetahui urgensi-urgensi tadi, ketika ditinggalkan maka berdosa. Sebagai kehati-hatian bagi kita, sebagian ulama mengatakan, orang yang meninggalkan salat maka dia bisa terjatuh ke dalam kekufuran. Orang yang salatnya benar pasti perilakunya benar. Artinya, tujuan salat itu sebenarnya sarana membentuk keimanan dalam diri kita. Kalau ada orang yang salat kemudian masih melakukan maksiat atau korupsi.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Transkrip ceramah “Oase Ramadhan” Radio Celebes 90.9 FM

Artikulli paraprakKelompok Orang Diberikan Keringanan Tak Berpuasa
Artikulli tjetërBagaimana Kiat Salat Khusyu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini