Jadikan Al Qur’an Prioritas Pertama dan Utama Dalam Kehidupan

  • Gedung CCC Jadi lautan Jilbaber, dihadiri sekitar 6500 Muslimah

Sebagai bentuk apresiasi yang sangat besar terhadap Al Qur’an dan menumbuhkan semangat cinta alqur’an. Lembaga Muslimah DPP Wahdah Islamiyah akan menggelar sebuah kegiatan akbar Semarak Al Qur’an, dengan tema “Al Qur’an untuk Semua”.
 

 

Acara Puncak Semarak Al Qur’an yang digarap “Muslimah Organizer” ini menghadirkan pemateri dari Saudi Arabia : Ustadzah Hannan Saad Ad.Dautsariy ( Staf pengajar Universitas di Saudi Arabia/Pembina Penghafal Al Quran) bertempat di Hall Celebes Convention Center (CCC) Metro Tanjung Bunga Makassar Ahad, (25/7).

Ibu dari lima anak yang kesemuanya telah hafal Al Quran ini membawakan materi yang berjudul “Telaah Al Qur’an tentang Peristiwa hari Akhir”. Dalam materinya, dimulai dengan menyampaikan tujuan penciptaan, bahwa Sesungguhnya Allah Subhaanahu Wata’ala menciptakan manusia bukan untuk hal yang sia-sia tetapi manusia diciptakan untuk kelangsungan yang sangat agung yaitu semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah, sesuai  dengan Surat Adzariyat :56, “dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, selain untuk beribadah kepadaKu”. Dari ayat ini sangat jelas bukan hanya untuk makan, tidur tapi semata-mata untuk beribadah kepada Allah.

Allah akan membangkitkan manusia dari kuburannya, saat itu terjadilah perhitungan. Semua manusia berdiri dihadapan Allah Subhanahu wata’ala, untuk mempersaksikan amalan-amalan. Diantara manusia ada yang mengalami hisab ini sangat sulit namun ada juga yang dimudahkan sesuai dengan amalan selama di dunia

Yang paling pertama ditanyakan pada seorang hamba adalah masalah kekufuran dan kesyirikan. Manusia akan ditanyakan tentang umurnya, untuk apa ia menghabiskan umurnya tersebut? dimulai sejak ia hingga menghadapi ujian.

Masa muda kita dihabiskan untuk apa? masa muda dikhususkan karena merupakan puncak kekuatan kita dalam melakukan sesuatu.

Yang akan ditanyakan juga adalah tentang harta. Dari mana asalnya dan kemana dimanfaatkan. Ilmu yang telah didapatkan,apakah telah diamalkan?
Seluruh kenikmatan dan kesenangan yang pernah dirasakan di dunia ini, sampai pada hal yang kecil dan detail. Begitu juga   Kecantikan wanita, apakah telah menjaga tubuh yang indah ini.

Tentang janji-janji kita, kesepakatan-kesepakatan yang kita lakukan.Tentang penglihatan dan pendengaran kita, apa telinga kita dipakai untuk mendengar untuk yg diridhai Allah atau hal-hal yang membuat Allah murka kepada kita. Apa yang kita lihat dgn mata kita ini? Apakah kita pakai untuk melihat hal-hal yang diridhoi Allah atau hal-hal yang dilarang memandang oleh Syariat. Begitu tentang hati, apa yang senantiasa bergejolak dalam hati, kepada siapa ditujukan Cinta itu.

Sebelum materi dari Ustadzah Hannam, Ummu Kholid membawakan materi Minhajul Hayah (Way of Live).

Menurut Sekretaris Panitia, Darmawali bahwa berbagai rangkaian kegiatan yang mengambil tema sentral tentang Al Qur’an ini digelar untuk lebih memberi perhatian yang besar kepada Al Quran, untuk lebih memuliakannya sehingga dapat menjadi ‘Way of Live” dalam kehidupan ini.

Sebelum acara puncak di CCC, Semarak Al Quran ini diawali dengan rangkaian kegiatan Gema Al Quran 01 dengan tema “Mukjizat Al Quran” di Gedung LAN Antang  23 Juli 2010. Materi Cinta Al Quran oleh Ummu Qarinah dan materi inti Mukjizat Al Quran oleh Ustadzah Hannan
Gema Al Quran 02 dengan tema “Al Quran Sepanjang Zaman”di Kampus Unhas 24 Juli 2010. Dengan Materi Indahnya Al Qur’an oleh Ummu Balqis dan Sejarah Al Qur’an (Al Quran Sepanjang Zaman)

Sekitar 6500 Muslimah menghadiri acara puncak ini, ruang gedung yang digunakan dipadati para peserta sampai bagian atas balkon dari berbagai kalangan muslimah ini mulai dari pelajar, Mahasiswa, dan Ibu-ibu Majelis Taklim.

Acara puncak ini diisi juga dengan pembacaan Al Quran dengan tujuh ejaan cara baca atau biasa dikenal dengan nama Qira’ah Sab’ah oleh Alumni Universitas Al Azhar Kairo yang juga Dosen Ma’had ‘Aly al Wahdah Putri.
Berbagai selingan mengiringi acara ini dalam yakni nasyid, acara ilustrasi dengan berbagai tema:Al Quran Resep Hidupku, Ummi Ajari Aku Al Qur’an dan Al Qur’an Around The World.

Dalam acara ini juga ada pembacaaan Puisi dengan tema “Makasssar Bersimpuh”. Di akhir puisi ini, para peserta diajak semua untuk menjadi bagian dari komunitas 6666 yakni Muslimah yang ingin kembali kepada Al Qur’an, Muslimah yang ingin selamatkan dunia akhirat dengan mengkaji Al Qur’an

Sebuah komunitas khusus para Pencinta Alqur’an bernama “Komunitas 6666” dibentuk dalam acara ini, dengan ikrar komitmen 1 ayat 1 hari, 1 jam kaji alqur’an tiap 1 pekan,1 menit bermuhasabah/menginstrospeksi diri tiap 1 malam, Hidup dengan Alqu’ran walau hanya 1 kali (karena hidup memang 1 kali)

Acara Puncak Semarak Al Quran ini dibuka oleh Wakil Sekretaris Tim Penggerak PKK Kota Makassar Ibu Nurlina. Di Lokasi acara juga disemarakkan dengan puluhan Stand Pameran Produk Muslim. Dok.1, Dok.2, Dok.3, Dok.4

Artikulli paraprakSeminar Internasional “The Power of Al Quran” Dipadati Peserta
Artikulli tjetërPresiden SBY Buka Munas VIII MUI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini