Jadi Pemateri Pengajian Buka Puasa ‘Arafah, Ust. Fadhlan Ingatkan Tentang Mekanisme Ilahiyah Yang Hadir di Penghujung Tahun Hijriyah

Date:

MAKASSAR, wahdah.or.id — Salah satu dari lima program Nasional Wahdah Islamiyah tahun ini, yaitu buka puasa ‘Arafah, terlaksana dengan baik oleh Panitia Nasional Amaliah Zulhijah di Masjid Darul Hikmah Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah, Jl. Antang Raya, No. 48, Makassar, Ahad (16/06/2024).

Ketua panitia, Ust. Ariesman, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama.

“kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk perhatian kita untuk memuliakan suatu moment yang setiap tahun kita laksanakan yaitu 10 awal Zulhijah, khususnya hari ‘Arafah” kata Ust. Ariesman dalam sambutannya.

Selain itu, buka puasa ‘Arafah ini juga dilaksanakan serentak di berbagai wilayah melalui Markaz-Markaz Dakwah Wahdah Islamiyah.

“ini kegiatan kita adakan seperti ini, bukan hanya di Kantor kita. Tapi secara Nasional. Kita sudah arahkan setiap wilayah atau daerah untuk melaksanakan kegiatan ini untuk mengkondisikan dalam kebaikan” lanjutnya.

Momen buka puasa ini juga menjadi ajang program GSD, di mana penerima manfaat kurban yang telah diberikan kupon penerima kurban turut diikutsertakan dalam halaqah Qur’an.

Ust. Ariesman menambahkan bahwa pembagian kurban yang dilaksanakan esok hari, setelah Salat Iduladha, dapat menjadi jalan hidayah bagi yang hendak belajar Qur’an.

“Tema kegiatan kurban tahun ini adalah “Kurbanmu Jalan Hidayahku”” katanya.

Dalam tausiyahnya, Ust. Fadhlan Akbar, Lc., M.H.I., membahas tentang mekanisme Ilahiyah yang hadir di akhir tahun 1445 H.

“kita kan ini berada di penghujung tahun. Kita sudah mau tutup buku nih. Buku catatan amalan kita, sejak Muharram di tahun ini sampai Zulhijah, ini mau ditutup. Kita akan membuka lembaran baru” ujar Ust. Fadhlan mengawali ceramahnya.

Beliau berharap, semoga tahun depan (1446 H), lembaran baru yang akan dijalani dipenuhi dengan hidayah Allah. Terbentangnya jalan hidayah Allah, kata beliau, akan dilintasi oleh seorang hamba tanpa rintangan, sehingga memudahkan dalam meraih kebaikan.

Ust. Fadhlan menekankan bahwa pada penghujung tahun Hijriyah, Allah menyediakan mekanisme yang memudahkan hamba untuk meraih kebaikan yang tak terhingga.

“Mekanisme ilahiyah ini sangat mudah dan ringan. Tidak membutuhkan biaya, nyaris tak membutuhkan tenaga, dan tidak memerlukan waktu lama,” kata beliau.

Ust. Fadhlan menjelaskan manfaat dari mekanisme tersebut. “Dengan puasa ‘Arafah, Allah membersihkan dosa-dosa kecil selama dua tahun. Jika dosa-dosa ini dibiarkan, bisa saja menghalangi seseorang untuk memperoleh kebaikan di masa depan,” papar beliau.

Dosen STIBA Makassar ini menyebutkan bahwa setiap manusia pasti memiliki dosa. “Jika dosa-dosa ini memiliki aroma, niscaya baunya busuk. Jika memiliki warna, warnanya hitam legam. Jika memiliki model, tidak ada yang berani keluar rumah karena buruknya model tersebut,” tambah beliau.

Beliau menegaskan bahwa orang yang tidak berpuasa pada hari ‘Arafah adalah orang yang kikir. “Jangan sampai kita kikir untuk tidak mengisi hari Arafah dengan berpuasa,” tegasnya.

Beliau juga menasihatkan untuk memperbanyak doa saat berpuasa, selama hari ‘Arafah. Di akhir ceramahnya, Ust. Fadhlan mengarahkan jamaah untuk memaksimalkan waktu yang tersisa dengan berdoa sendiri-sendiri. [*]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

DPW Wahdah Islamiyah Bali Terima Wakaf 1 Unit Ambulance, Rasulullah Sebut Pahala Amal Jariyah Tidak Akan Terputus

BALI, wahdah.or.id - Di tengah semangat kebersamaan dan kepedulian,...

Manfaat Jalan Kaki: Sederhana Tapi Penuh Manfaat

Wahdah.Or.Id -- Sebagai seorang Muslim, menjaga kesehatan adalah sebuah...

Sambut Kunjungan Wahdah, Ini Pesan Mendag Soal IKN

JAKARTA, wahdah.or.id - Ketua DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun...

Sowan Ke Baznas, Prof. Noor Ahmad Berharap Wahdah Segera Hadir di IKN

JAKARTA, wahdah.or.id - Ketua DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun...