Itikaf Wahdah Dipusatkan di Tiga Masjid

Itikaf merupakan salah satu Ibadah khusus yang dilakukan oleh kaum muslimin di Bulan Ramadhan, selain Puasa dan Tarwih. Dibandingkan dengan ibadah lainnya itikaf lebih spesifik pelaksanaannya, yakni bermalam  di dalam Masjid berkonsentrasi melakukan berbagai macam ibadah yang dilaksanakan pada sepuluh akhir Ramadhan.

Peserta mulai masuk sebelum Magrib malam ke 21 Ramadhan dan keluar  setelah masuk waktu takbiran. harapan utama orang yang melakukan Itikaf adalah selain menjalankan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, juga meraih keutamaan malam Lailatul Qadar, yang nilai ibadah pada malam tersebut lebih besar dari ibadah seribu bulan.

Wahdah tahun ini memusatkan pelaksanaan itikaf di tiga Masjid yakni
Masjid Wihdatul Ummah Jl.Abd.Dg.Sirua  Markaz Pertama Wahdah, Masjid
al ihsan Manggala Kampus Pesantren Tinggi Wahdah dan Masjid Darul
Hikmah Kantor Pusat Wahdah Jl.Antang Raya.

Menurut Panitia Itikaf di Masjid Wihdatul Ummah Anwar al Mandary ,
jumlah jamaah yang akan melaksanakan Itikaf sebanyak 60 orang. Karena
tempat terbatas , saat Ini sudah tidak menerima lagi pendaftaran.
Konstribusi peserta sebesar Rp.200.000/orang dengan fasilitas makan
sahur dan buka selama 10 hari dan untuk tahun ini ada fasilitas plus
bagi peserta yakni layanan laundry pakaian yang ditangani panitia.
Selain itu, suasana  yang sejuk di masjid ini, dilengkapi sebanyak 12
AC di sekeliling sisi masjid.

Sedangkan di Masjid al Ihsan Kampus wahdah, menurut kordinator Panitia
Ode Muhammad Wahyu, jumlah peserta yang ikut sebanyak 62 orang.
Menurutnya, panitia sebelumnya akan menerima hanya 50 peserta akan
tetapi banyaknya peserta yang mendaftar, maka panitia menambah jumlah
peserta yang diterima sampai 60 orang.

Di Lokasi Itikaf lainnya, Masjid Darul Hikmah Antang Raya, Panitia
Itikaf hanya menerima 30 Peserta saja. Khaerul Makkarateng Pengurus
Masjid sekaligus Panitia Itikaf mengatakan bahwa saat ini masih
menerima pendaftaran I’tikaf, baru 15 orang yang mendaftar.

Untuk mendukung konsentrasi ibadah, secara tehnis tempat itikaf dalam
Masjid dipisahkan dengan jamaah masjid lainnya dengan diberi batas
sekat kain membentang  disisi lebar masjid, dengan space tempat itikaf
sekitar sepertiga sampai setengah bagian masjid.

Selain Shalat lail pada tengah malam sekitar pukul 02.00 dini hari,
program-program lainnya yang disediakan Panitia adalah Kajian Duha
pada pagi hari sebelum Dzuhur, setelah Ashar program pendalaman ilmu
Al Quran. Selebihnya diisi berbagai ibadah misalnya menamatkan al
quran, mengkaji Al Quran, membaca buku-buku agama, dan berdzikir, yang
intinya selama 10 hari tersebut, sejenak manusia menghentikan
aktifitas langsung yang berhubungan dengan dunia kerja duniawi untuk
berkonsentrasi mendekatkan diri kepada Sang Khalid.

Selain di makassar, program Itikaf Wahdah juga digelar di puluhan
masjid  Cabang Wahdah yang ada di seluruh Indonesia (*)

Artikulli paraprak16 Peserta Lolos Babak Final Lomba Hafal Al Quran
Artikulli tjetërWahdah Bandung Gelar I’tikaf Ramadhan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini