(Madinah-wahdah.or.id)- Hari ini, Sabtu (16/4) dunia Islam kembali berduka. Dikabarkan, Syekh Muhammad Ulama yang merupakan Imam Masjid Nabawi meninggal dunia. Kabar kewafatan beliau diketahui publik setelah salah seorang putra beliau yang mengelola akun resmi twitter beliau mengabarkan hal itu. “Innalillahi wa Inna Ilaihi raji’un, Allahumma ‘jurna fiy mushibatina wa ahlif lana khairan minha”, tulis admin @Dr_MAyoub yang merupakan akun resmi Syekh. “Telah meninggal dunia orang tua kami Syekh Muhammad Ayyub dan akan dishalatkan pada (setelah) shalat dzuhur hari ini”, lanjutnya.

Syekh DR. Muhammad Ayyub lahir di Mekkah pada tahun 1372 H (1952). Di sanalah beliau tumbuh dan mengawali aktivitas ilmiah. Mula-mula pada usia 12 tahun beliau belajar dan menghafal al-Qur’an pada Syekh Zaki Dagistani. Pada tahun 1385 H beliau juga belajar pada Syekh Khalil bin Abdurrahman al-Qari di masjidn Bin Laden yang menginduk pada Jama’ah Tahfidz al-Qur’an. Syekh Ayyub menamatkan pendidikan Dasar (Ibtidaiyyah) pada tahun 1386 H pada Madrasah Tahfidz al-Qur’an yang bernaung dibawah kementrian pendidikan. Kemudian beliau pindah ke kota Madinah al-Munawwarah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Menengah, yakni menengah pertama (mutawassithah) dan menengah atas (tsanawiyyah) yang beliau tamatkan pada tahun 1392 H.

Setelah menghafal al-Qur’an, syekh Ayyub juga mendalami ilmu al-Qur’an dan Tafsirnya melalui beberapa Masyayekh, diantaranya Syekh Abdul Aziz Muhammad ‘Utsman, Syekh Akram Dhiya’ al-‘Umari, Syekh Muhammad al-Amin Asy Syinqithi, Syekh Abdul Muhsin al-‘Abbad, Syekh Abu Bakar al-Jazairi, dan sebagainya. Beliau juga menempuh pendidikan formal dari jenjang sarjana (S1) hingga doktoral (S3).

Syekh Muhammad Ayyub diangkat menjadi Imam Masjid Nabawi pada tahun 1410 H. Beliau memimpin Shalat di Masjid Rasulullah tersebut selama 17 tahun. Tahun 1417 beliau berhenti selama lebih kurang 19 tahun. Namun keinginan untuk kembali mengimami kaum Musliminin menjadi impian beliau sebelum wafat. “Umniyah (harapan) ku satu-satunya adalah kembali mengimami kaum Muslimin shalat di Masjid Nabawi asy Syarif sebelum saya bertemu Allah”, ujarnya dalam suatu acara di salah satu Stasiun Televisi Saudi. Al Hamdulillah umniyah tersebut telah dikabulkan oleh Allah. Bulan Ramadhan 1436 H lalu syekh Ayyub kembali ditunjuk untuk menjadi Imam di Masjid Rasulullah tersebut. Semoga Allah merahmati beliau dengan rahmat yang luas. (sym).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here