Gubernur Hadiri Wisuda I  Penghafal Al Quran Wahdah Islamiyah

Gubernur Sulawesi Selatan H.M.Amin Syam, Sabtu (5/5) menghadiri Acara Wisuda Santri Penghafal Al Quran (Tahfidzul Quran) Wahdah Islamiyah Angkatan I, di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Kassi Tamangapa Raya Antang.

Pada wisuda perdana ini, Sebanyak 62 Santri telah berhasil menammatkan Al Quran 30 Juz (60 putra dan 2 Putri). Acara Wisuda ini ditandai dengan persembahan hafalan sebuah surah dari 3 santri di depan hadirin selanjutnya salah satu santri diuji oleh Ketua Dewan Syariah WI Ustadz Muh.Said Abd.Shamad,Lc.

Dalam Sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi,khususnya beliau pribadi, sangat mendukung program-program dari Wahdah Islamiyah terutama penghafalan Al Quran, hal tersebut sejalan dengan program pemerintah tahun 2003 tentang pemberantasan buta aksara alquran, dan alhamdulillah tahun 2007 telah resmi menjadi Peraturan Daerah (Perda), satu-satunya provinsi di Indonesia yang mempunyai Perda Pemberantasan Buta Aksara. Lanjut Beliau, Hal tersebut merupakan komitmen pemerintah Sulsel karena Al Quran adalah petunjuk bagi ummat manusia sehingga membumikan Al Quran di Sulsel merupakan sebuah kewajiban seorang pemimpin sebagai pertanggung jawaban kepada Allah dan Masyarakat Sulsel.

Mengawali sambutan Gubernur, Ketua Umum PP WI menyampaikan bahwa WI adalah sebuah Ormas Islam Ahlussunnah Wal Jamah yang sangat memberikan perhatian dalam kegiatan belajar mengajar Al Quran, ini terbukti WI merupakan Lembaga pertama  di Makassar yang mendirikan TK/TPA Al quran lebih dahulu dari BKPRMI, di bawah pimpinan waktu itu Ustadz Umar Sholeh.

Kehadiran Pesantren ini merupakan salah satu target dari visi 2015 WI, yang mana di setiap ibukota provinsi di indonesia dan ibukota kabupaten di sulawesi sudah memiliki sebuah Pesantren Penghafal Alquran (kurang lebih 100 pesantren). Di akhir sambutan, beliau mengucapkan selamat kepada para Santri, semoga ilmu yang telah didapat, Al Quran yang telah dihafal benar-benar dapat dipahami lalu diamalkan sehingga nantinya dapat menjadi Guru dan Pembina pada Pesantren Tahfidzul Quran yang ada di cabang-cabang wahdah kelak.

Pesantren ini dipimpin oleh Ustadz Usman Laba,Lc (Murid dari KH.Ahmad Marzuki Hasan Sinjai). Sejak didirikan tahun 1998 untuk putra dan 2005 untuk Putri, Pesantren ini memiliki santri 135 (105 putra dan 30 Putri) dan telah menammatkan 62 Santri (60 Putra dan 2 Putri). Alumni-Alumni Pesantren ini tersebar di berbagai tempat, diantaranya: beberapa cabang WI yang ada, selain itu ada yang melanjutkan studi di luar negri (Madinah, Pakistan, Mesir, Sudan,Riyadh) dan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia (Lipia, Ma’had Ar Royyah Sukabumi, Ma’had Al Wahdah, dan Ma’had Al Birr).

Artikulli paraprakSiapa Membeli Syurga?
Artikulli tjetërWI Bulukumba Kembali Adakan Daurah Syariyyah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini