Erdogan: Penjara Terbuka Gaza Harus Segera Dihentikan

Perdana Menteri Turki Erdogan telah menegaskan kembali kecamannya terhadap rezim Zionis Israel menyusul serangan bersenjata brutal terhadap konvoi bantuan Gaza yang menewaskan sembilan warga Turki.

"Kami akan tetap berdiri teguh sampai blokade di Gaza diangkat, pembantaian harus dihentikan dan teror negara Israel di Timur Tengah harus dipertanggungjawabkan," kata Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, seperti dilaporkan AFP.

Gaza "adalah penyebab sejarah bagi kami," kata Erdogan dan menegaskan bahwa pengepungan terhadap Gaza telah mendekati taun ketiga."Kami keberatan terhadap orang-orang yang memaksa rakyat Gaza untuk tinggal di sebuah penjara terbuka."

Perdana Menteri Turki mengatakan ia telah membahas potensi pembentukan sebuah komisi dalam masalah ini dengan sekjen PBB Ban Ki moon. "Tugas komisi ini akan sangat sangat penting bagi kami, saya berharap kami akan mendapatkan hasil dari hal itu."

Sebelumnya Senin lalu, secara brutal pasukan Israel membantai aktivis kemanusiaan yang berada di kapal Mavi Marmara. Tindakan sewenang-wenang Israel tersebut memicu gelombang kecaman di seluruh dunia.

Israel juga menangkap hampir 700 aktivis dari 42 negara di kapal armada Kebebasan, yang berusaha mematahkan pengepungan Gaza dalam rangka untuk memberikan 10.000 ton bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza.

Pada bagian lain, Jaksa Turki di Bakirkoy, Istanbul telah memulai penyelidikan di mana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dianggap tersangka utama di balik serangan terhadap kapal Mavi Marmara. Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak dan Kepala Staf Umum Gabi Ashkenazi juga dianggap sebagai pelaku potensial yang bakal jadi tersangka.(fq/prtv/eramuslim)

 

Artikulli paraprakPuluhan Ribu Demostran Anti Israel di Maroko Teriakkan “Terima Kasih Erdogan”
Artikulli tjetërPernyataan Sikap Wahdah Islamiyah Indonesia; Menyikapi Penyerangan Israel Terhadap Kapal Kemanusian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini