DPC WI DKI Jakarta Kedatangan Sejumlah Tamu Penting

 

Sepekan terakhir ini, DPC Wahdah Islamiyah DKI Jakarta kedatangan sejumlah tamu istimewa. Diantara tamu tersebut adalah Ustadz Shalahuddin Guntung, Lc dan Ustadz Ahmad Hanafi, Lc, MA (mantan Direktur dan Wadir II Ma’had aly Alwahdah Makassar), yang akan melajutkan  studi S2 di King  Saud University, Riyadh, Arab Saudi. Selain keduanya, secara terpisah Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, Lc (Ketua Umum DPP) dan Ust Muh Yani Abdul Karim, Lc, MA (Ketua Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah)juga  berkunjung ke sekretariat yang terletak di JL Syiaridin I no 3, Jakarta Selatan.

Memanfaatkan keberadaan asaatizah di Jakarta, Sabtu sore, 1 November 2008 M, bertempat di Mesjid As-Salam, pasar minggu, Jakarta Selatan, Depertemen Dakwah dan Kaderisasi (DDK) DPC Wahdah Islamiyah  DKI Jakarta  bekerjasama dengan Pengurus Mesjid As-Salam menggelar Kajian Umum dengan menghadirkan Ust Ahmad Hanafi, Lc, MA sebagai pembicara. Kajian Umum kali ini mengankat tema “memperkuat ibadah dan mempercantik akhlak”.

Agama Islam adalah agama yang syamil (menyeluruh),selain memperhatikan ibadah sebagai bentuk hubungan manusia dengan tuhannya, Islam juga mengedepankan akhlak dalam berinteraksi kepada sesama manusia. olehnya itu, menurut ustadz, tidak  boleh memisahkan antara ibadah dan akhlaq, bahkan  ibadah mempunyai kolerasi yang sangat kuat dengan akhlak,itu bisa dibuktikan dengan merujuk kepada dalil-dalil yang ada didalam Al-qur’an maupun As-Sunnah.

Adalah fenomena yang menyedihkan dewasa ini, sebagian kaum muslimin yang begitu semangat memperkuat ibadah, dengan memaksimalkan ibadah sesuai dengan apa yang dicontohan Rasulullah, namun disisi lain, mereka paling terbelakang dalam masalah menjaga sikap dan akhlak. “seharusnya Ibadah yang berkualitas itu, berbanding lurus dengan akhlak yang indah” jelas beliau, sembari mengutip hadist riwayat Muslim tentang orang yang bangkrut dihari kiamat, yaitu seorang yang terhapus amalan-amalan shalehnya disebabkan karena celaan dan kedzaliman yang dilakukannya di dunia ini. 

Sehari Sebelumnya, Jumat malam 31 oktober 2008 M, Ustadz Shalahuddin Guntung, Lc menyempatkan diri membawakan tarbiyah pengurus DPC Wahdah Islamiyah DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ustadz mengulas Al-Qur’an surah An-namal ayat 15-44, yaitu kisah Nabiullah Sulaiman alaihissalam bersama kaumnya.

Sungguh banyak pelajaran penting dari kisah Nabi Sulaiman alaihissalam tersebut, mulai dari fiqhu dakwah, manajemen kepemimpinan, manajemen idarah, tata cara bermusyawarah, sampai bagaimana menyusun surat dengan benar, semua tersirat dalam ayat-ayat tersebut. diakhir acara beliau menasehatkan untuk lebih banyak mentadabburi ayat-ayat Al-qur’an, karena dengan menela’ah kitabullah, kita akan menjumpai begitu banyak faidah dan wawasan yang yang sangat luas.

(Hendra Wijaya)

 

Artikulli paraprakDepsoskes WI Makassar Salurkan Bantuan Kebakaran Maccini
Artikulli tjetërMEMAHAMI HAKIKAT PERBEDAAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini