Daurah Tanfidziyah Keluarkan 45 Alumni

Departemen Dakwah dan Kaderisasi Pimpinan Pusat Wandah Islamiyah (DDK PPWI) selama 3 hari, Sabtu-Senin 27-29 Safar (17-19/3) melaksanakan Daurah Tanfidziyah Angkatan III di SMA Islam Terpadu WI Antang Makassar.

Daurah ini diikuti sebanyak 45 binaan marhalah takwiniyah, yang sebelumnya mengikuti ujian seleksi. Ketua Umum PPWI Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin,Lc, dalam Sambutannya menyampaikan kepada semua peserta bahwa dengan daurah ini diharapkan adanya evaluasi, sehingga hasil tarbiyah dapat terus ditingkatkan, jangan hanya berganti istilah dari takwin ke tanfidz, akan tetapi tidak ada ciri khusus yang seharusnya ada pada marhalah ini. Beliau mengingatkan kembali ciri 5M, yaitu Mukmin (Tamhid), Muslih-Mujahid (Takwin), Muta’awin-Mutqin (Tanfidz).

Sejauhmana dalam tarbiyah dapat berperan dan punya andil dalam memperbaiki orang lain dan masyarakat, jangan sampai seorang kader belum tahu apa yang harus dilakukan, harus menjadi seorang yang ijabi (proaktif), mencari obyek dakwah bukan menjadi salbi (pasif), tegas beliau. Selain itu, seorang yang menempuh jalan dakwah harus ada pengorbanan yang berarti, karena setiap yang dilakukan sungguh-sungguh pasti ada yang harus dikorbankan, seorang kader juga harus meningkatkan sifat sabar dan tawakkal dalam menghadapi segala masalah yang dihadapi, siap bekerjasama dengan baik dalam tandzim serta amanah dalam tugas dan dikerjakan dengan baik. Di akhir sambutannya, beliau mengharapkan mudah-mudahan setelah mengikuti daurah ini, para peserta dapat betul-betul bukan hanya menjadi seorang kader akan tetapi juga dapat melahirkan kader sehingga dapat menjadi generasi pelopor dalam mewujudkan visi 2015.

Adapun materi yang diberikan,yaitu : Manhaj Ahlussunnah dalam masalah iman, penyakit israf, jalan-jalan istiqamah, manhaj Ahlussunnah dalam maslah suluk dan Akhlak, kaidah-kaidah penting dalam kebangkitan Islam, amal jama’I, manajemen waktu, al  Atqiyaa’ wa al  akhfiyaa’ wa al anqiya’, ahdaf tarbiyah dan orientasi lembaga. Alumni dari daurah ini selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok tarbiyah. Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh sekjend PPWI Ustadz Qasim Saguni.

 
 

Artikulli paraprakKetika Kekuasaan Jadi Ambisi
Artikulli tjetërPelatihan Penyelenggaraan Jenazah LM Bulukumba

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini