Materi

vlcsnap-2013-03-17-15h06m42s172.png

Pentingnya Talaqqi Dalam Menuntut ilmu Syar’i dan Kisah Para Ulama

0

vlcsnap-2013-03-17-15h06m42s172.png

Pemateri : Ustad Harman Tajang, Lc. Hafizahullah
Tempat   : Masjid Baruga 1 Antang, Makassar
Produksi : 5M Production

IMG 0956

Siapakah Pemimpin Kita ??

0

IMG 0956

Citizen reporter :Jayadi Hasan,Selasa 5 Maret ,IBF, Istora Senayan

Dalam talkshow bertajuk “Memilih pemimpin yang berkarakter Qurani” selasa 5 maret 2013 di event Islamic Book fair 2013 yang bertempat di Istora Senayan,Ust.Muhammad Zaitun Rasmin memberikan jawaban atas pertanyaan salah seorang yang hadir yang bertanya : “Siapakah amir / Pemimpin dalam Islam? Atau dengan kata lain siapa yang berhak menjadi pemimpin dalam Islam?

Bersedekalah, Agar Terhindar dari Musibah

0

 

sedekaH

ALKISAH, di zaman dahulu di sebuah negeri ada seorang pedagang sukses yang terkenal saleh dan berjiwa sosial. Namanya Tuan Tajir. Tempat usaha dan tempat tinggalnya lebih dari satu. Usahanya adalah berdagang barang-barang antik mewah dan jual beli rumah.

dana-pendidikan

Adian Husaini: Tantangan Pendidikan Islam, Komersialisasi dan Sekularisasi

0

dana-pendidikan

Inisiator dan wakil ketua Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Dr. Adian Husaini, M.Si mengingatkan dua hal yang menjadi tantangan pendidikan Islam saat ini. Pertama, Komersialisasi/bisnis pendidikan, dan kedua; Kurikulum Sekuler.

JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT BAGIAN 3

0

JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT
Oleh : Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
( 46 Bagian )  



 

tahajud

Meraih Kelezatan Beribadah

0
  Ibnul Qayim rahimahullah berkata : "Orang yang beribadah pada awalnya akan merasakan lelah atas banyaknya beban ibadah, dan mendapatkan  kesulitan beramal disebabkan belum adanya rasa ketenangan hati terhadap Dzat yang ia sembah (Allah), namun jika hatinya mulai merasakan...
vlcsnap-2013-03-04-09h45m22s237

Tafsir Surah AL-MAA’UUN

0

 

vlcsnap-2013-03-04-09h45m22s237

Tafsir Surah AL-MAA'UUN : Ustad Saiful Yusuf, Lc.
Tempat : Masjid Darul Hikmah Antang, Makassar

JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT

0

JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT
Oleh : Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
( 46 Bagian )

 

copy of cover ibf 2013

MIUMI: Implementasi Peran Ulama Sebagai Pewaris Nabi dalam Ketatanegaraan Indonesia

0

copy of cover ibf 2013

Bertempat di Panggung Utama Book Fire (IBF) ke 12 Istora Senayan Jakarta, pada hari  Ahad 20 Rabi’ul Akhir 1434 H/ 3 Maret2013 M, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar acara Silaturahim Ulama. Acara tersebut dikemas dalam bentuk talk show dengan mengangkat tema”Implementasi Ulama Sebagai Waratsatul Anbiya dalam Ketatanegaraan Indonesia”.

vlcsnap-2013-01-19-18h13m42s183.jpg

Tuntunan Mengusap Khuf (Sepatu) dari A-Z seri 2

0

 

 vlcsnap-2013-01-19-18h13m42s183.jpg

 

حديث الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، أَنَّهُ خَرَجَ لِحَاجَتِهِ فَاتَّبَعَهُ الْمُغِيرَةُ بِإِدَاوَةٍ فِيهَا مَاءٌ، فَصَبَّ عَلَيْهِ حِينَ فَرَغَ مِنْ حَاجَتِهِ، فَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ أخرجه البخاري في: 4 كتاب الوضوء: 48 باب المسح على الخفين

157.               Almughirah bin Syu'bah Radhiallahu ‘anhu   berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar untuk berhajat (buang air) maka diikutinya membawakan empat air, dan sesudah selesai dituangkan airnya untuk berwudhu' aan mengusap dua sepatu but (khuf). (Bukhari, Muslim).

 

حديث الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ: كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي سَفَرٍ، فَقَالَ: يَا مُغِيرَةُ خُذِ الإِدَاوَةَ؛ فَأَخَذْتُهَا، فَانْطَلَقَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم حَتَّى تَوَارَى عَنِّي؛ فَقَضَى حَاجَتَهُ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ شَأْمِيَّةٌ، فَذَهَبَ لِيُخْرِجَ يَدَهُ مِنْ كُمِّهَا فَضَاقَتْ، فَأَخْرَجَ يَدَهُ مِنْ أَسْفَلِهَا، فَصَبَبْتُ عَلَيْهِ فَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ، وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ ثُمَّ صَلَّى أخرجه البخاري في: 8 كتاب الصلاة: 7 باب الصلاة في الجبة الشأمية

 

158.               Almughirah bin Syu'bah Radhiallahu ‘anhu berkata: Ketika aku bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam bepergian, lalu 'Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: Hai Mughirah bawakan tempat air, maka aku bawa dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi sehingga sembunyi daripadaku untuk buang air, sedang memakai jubbah syamiyah, kemudian ketika akan mengeluarkan lengan tangan tidak dapat karena sempit lengan bajunya, sehingga dikeluarkan dari dalam, maka saya tuangkan air untuknya untuk wudhu' dan mengusap kedua sepatu butnya (khufnya). (Bukhari, Muslim).

 

حديث الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ رضي الله عنه، قَالَ: كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي سَفَرٍ، فَقَالَ: أَمَعَكَ مَاءٌ قُلْتُ: نَعَمْ؛ فَنَزَلَ عَنْ رَاحِلَتِهِ، فَمَشَى حَتَّى تَوَارَى عَنِّي فِي سَوَادِ اللَّيْلِ، ثُمَّ جَاءَ، فَأَفْرَغْتُ عَلَيْهِ الإِدَاوَةَ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ مِنْ صُوفٍ فَلَمْ يَسْتَطِعْ أَنْ يُخْرِجَ ذِرَاعيْهِ مِنْهَا، حَتَّى أَخْرَجَهُمَا مِنْ أَسْفَلِ الْجبَّةِ، فَغَسَلَ ذِرَاعَيْهِ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ، ثُمَّ أَهْوَيْتُ لأَنْزِعَ خُفَّيْهِ، فَقَالَ: دَعْهُما فَإِنِّي أَدْخَلْتُهُمَا طاهِرَتَيْنِ فَمَسَحَ عَلَيْهِمَا أخرجه البخاري في: 77 كتاب اللباس: 11 باب جبة الصوف في الغزو

159.               Almughirah bin Syu'bah Radhiallahu ‘anhu berkata:. Pada suatu malam saya bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam bepergian, lalu bertanya: Apakah ada air? Jawabku: Ya. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam turun dari kendaraannya dan berjalan terus hingga tersembunyi di dalam gelap malam, kemudian kembali, maka aku tuangkan air padanya, maka ia membasuh muka dan kedua tangannya, tetapi ia memakai jubbah kain shuf yang sempit lengannya sehingga terpaksa mengeluarkan tangan dari dalam, lalu membasuh kedua tangannya, kemudian mengusap kepalanya, kemudian aku akan jongkok untuk membuka sepatunya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Biarkan keduanya karena aku memakai keduanya ketika kedua kakiku suci, lalu diucap atas kedua sepatu but itu. (Bukhari-Muslim). Sehingga oleh ahli fiqih dimasukkan syarat untuk boleh mengusap sepatu tanpa membuka jika waktu memakainya sudah berwudhu'. Jika tidak berwudhu'. maka tidak boleh diusap dan harus dilepas sepatunya untuk dibasuh kakinya.

saksikan videox berikut ini

Populer

Apakah Seseorang Yang Telah Meninggal Memiliki Perasaan Dan Dapat Mendengar Serta...

0
Apakah orang yang sudah meninggal masih mempunyai perasaan? Misalnya: melihat, mendengar, merasakan sakit. Apakah ada dalilnya? Mohon penjelasannya, syukron sebelumnya. Hartati - maros Jawab: Bismillah wal hamdulillah...

Hukum Taruhan dalam Islam