Catatan Perjalanan Relawan TPM Wahdah Islamiyah Yogya 8 November 2010

Laporan : Andrey Ferriyan, TPM Wahdah Yogyakakarta

Setelah mempersiapkan segala suatunya dan juga setelah memetakan wilayah pengungsian yang perlu dan tepat sebagai tempat penyaluran bantuan, maka Tim TPM dibawah komando Akh Ad Dauli kembali mempersiapkan diri dan kemudian segera meluncur kembali ke Wilayah Muntilan Magelang Jateng sekitar pukul 10.30 WIB.

Pada perjalanan kali ini, tim membawa barang-barang yang akan di salurkan berupa:
Paket bayi 22 kantong (paket ini berisi popok dan peralatan mandi), Paket wanita 22 kantong (yg berisi pembalut dan peralatan mandi), 2 kardus perlengkapan dan pakaian wanita, 1 kardus pakaian laki-laki, 1 kardus pakaian dalam untuk wanita, laki-laki dan balita, Selimut dan alas tidur Juga 20 karton air minum kemasan. Tim sampai di Daerah muntilan sekitar pukul 12.30 WIB, tim langsung menyusuri wilayah Gunungpring, Muntilan.

Tim mencoba untuk kembali mengunjungi posko-posko yang pada waktu yang lalu sempat tim
kunjungi , dengan tujuan untuk memastikan apakah kebutuhan posko-posko tersebut dengan barang yang tim bawa sudah tercover

Dalam perjalanan kali ini tim mengunjungi 3 posko, 2 diantaranya adalah posko yang sebelumnya sudah dikunjungi oleh tim, akan tetapi setelah dilakukan assessment ulang ditemukan bahwa posko tersebut juga membutuhkan barang-barang yang pada saat itu sudah tim persiapkan 2 posko ini yaitu : SD I Sriwedari, dengan jumlah pengungsi sekitar 102 jiwa, SD N Druju II Ngluwar dengan jumlah pengungsi sekitar 460 jiwa, SD Jamus II dengan jumlah pengungsi sekitar 207 jiwa.

Keadaan pengungsi yang tim dapati di TKP adalah kebanyakan dari mereka Alhamdulillaah sudah
mendapat fasilitas yang cukup memadai, dari listrik air bersih dapur umum dan sebagainya, akan tetapi hal tersebut baru bersifat lahiriyah, para pengungsi ternyata belum sempat mendapat sentuhan kerohanian, pendampingan keagamaan yang justru itu lebih penting dan harus lebih diperhatikan, oleh karena itu tim tetap berusaha juga ikut mengingatkan kepada para pengungsi agar tetap menjaga kualitas ibadah mereka, dari sholat dzikir dan lain sebagainya.

Waktu menunjukkan pukul 15.10 ketika tim memasuki posko terakhir, dan setelah menurunkan barang bantuannya tim kemudian langsung menuju ke arah Yogyakarta, tim kembali pulang dengan segudang harapan agar bisa mempersiapkan dan memberikan yang terbaik bagi saudara-saudara muslim yang sedang diberikan ujian berupa bencana merapi ini.

Tim tiba di posko pusat Wahdah Islamiyah sekitar pukul 17.00 WIB, selang beberapa jam setelah tim beristirahat, selanjutnya dilaksanakan agenda pengepakan barang bantuan yang akan didistribusikan esok harinya. Pengepakan ini dilaksanakan dibawah komando Akh Asep Purwana, diantara barang-barang yang disiapkan pada malam tersebut diantaranya adalah: Baju layak pakai,
Barang-barang yang terkumpul hasil dari pembelanjaan uang para donator seperti peralatan mandi,
peralatan bayi, peralatan wanita dan lain sebagainya. (*) Lihat Dokumentasi
 

Artikulli paraprakMereka adalah Saudara Kita
Artikulli tjetërTim Berangkat Menuju Pulau Pasapuat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini