MAKASSAR – Wahdah Islamiyah bekerjasama dengan Kalla Grup, IDI Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Kesehatan KODAM IV/Hasanuddin menggelar kegiatan vaksinasi massal di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Jalan Inspeksi PAM Manggala, Kota Makassar, Kamis hingga Jumat (26-27/08/2021).

Program vaksinasi massal kali ini mendistribusikan 2500 dosis vaksin covid-19 jenis Sinovac kepada masyarakat umum dan kader Wahdah Islamiyah di kota Makassar.

Program vaksinasi dijadwalkan oleh panitia dimulai pukul 07.00 pagi, namun di hari pertama, masyarakat mulai memadati area kampus STIBA Makassar sejak selepas shalat subuh yang menyebabkan stok dosis vaksin habis sejak pukul 07.00 pagi, hal ini terus berjalan hingga hari kedua.

Peserta vaksinasi Covid-19 yang sedang memverifikasi formulir pendaftaran, Kamis (26/08/2021).

Syaibani Mujiono selaku Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah mengatakan, Wahdah Islamiyah sejak beberapa pekan lalu sudah menggelar pertemuan dengan yayasan Hadji Kalla dan menyepakati 10.000 vaksin untuk didistribusikan kepada kader dan masyarakat serta simpatisan Wahdah Islamiyah.

“Alhamdulillah untuk hari ini dan besok kita akan memenuhi kerja sama itu tahap awal dengan jumlah dosis sekitar 2.500, hari ini 1.250 dan besok 1.250. Yah, tentu kita sangat berterima kasih dan tentu bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Yayasan Kalla dan kesdam juga yang telah memfasilitasi pelaksanaan ini di kampus wahdah Islamiyah yaitu STIBA Makassar,” jelas ustaz Syaibani, Kamis (26/08/2021).

Satgas Covid-19 Kalla Group, Kurniawan Jaya menyampaikan, sebelumnya telah disepakati kerjasama antara Kalla Group dan Wahdah Islamiyah terkait program vaksinasi covid-19, dan kali ini telah terealisasi. Awal kerjasama ini, sambung Kurniawan, ditargetkan untuk kader, Dai dan Ulama di Wahdah Islamiyah sebagai penerima vaksin yang akan didahulukan.

“Sejauh ini Kalla Group melalui Yayasan Kalla telah mendistribusikan 50.000 vaksin dari target 1.000.000 vaksin bekerjasama dengan pemerintah dan beberapa lembaga serta ormas Islam. Kami memang mengutamakan ormas-ormas yang memiliki banyak jamaah agar herd immunity dapat terbentuk dengan cepat,” tambahnya.

 

Berita sebelumyaAmalan Mutaqabbalan – Ibadah yang Diterima Oleh Allah
Berita berikutnyaMEMILIH TEMPAT NONGKRONG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here