BCA Syariah Ingin Menjadi Andalan dan Pilihan Masyarakat

BCA-Syariah-005BCA Syariah hari ini (Senin,5 April 2010) resmi beroperasi. Dengan visi “Menjadi Bank Syariah Andalan dan Pilihan Masyarakat”, Direktur Utama PT Bank BCA Syariah, Yana Rosiana, berujar, kehadiran BCA Syariah sudah dinanti-nanti oleh masyarakat, khususnya nasabah BCA, yang sudah lama menanti kehadiran produk syariah di BCA.

“Insya Allah, BCA Syariah bisa menjadi pilihan dan andalan masyarakat yang selama ini menantikan kehadiran sebuah perbankan syariah yang memberikan layanan yang lebih baik dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Yana Rosiana.

BCA Syariah adalah hasil konversi dari Bank UIB dan telah mengantongi izin operasional sebagai bank syariah pada tanggal 2 Maret 2010 lalu. Sementara, konversi Bank UIB menjadi bank syariah telah selesai pada 3 Maret 2010, akhir pekan lalu, berdasarkan keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/DpG/2010.

Pada tahun pertamanya, BCA Syariah menargetkan pertumbuhan hingga 35%. Menurut Direktur Bisnis BCA Syariah, John Kosasih, setidaknya, dalam tahun pertamanya, BCA Syariah ingin memantapkan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan nasabah. “Kalau soal target asset 35% atau setidaknya, tidak di bawah mainstream industri perbankan syariah saat ini,” ujarnya optimis.

Pada peresmian BCA Syariah di Jln. Jatinegara Timur No. 72, Senin (5/4), hadir pula Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk D.E. Setijoso beserta jajaran Direksi BCA dan Komisaris Utama PT Bank BCA Syariah, Iwan Kusumobagio, para Dewan Pengawas Syariah dan juga Dewan Syariah Nasional yang diwakili oleh Adiwarman Karim.


Keunggulan BCA Syariah selain mempunyai basis nasabah yang kuat dari induk perusahaannya, PT Bank BCA Tbk, juga didukung oleh fasilitas dari BCA, seperti ATM dan office channeling di kantor BCA seluruh Indonesia. Nasabah BCA Syariah dapat memanfaatkan seluruh jaringan cabang BCA untuk tarik tunai di seluruh ATM BCA serta mesin EDC (Electronic Data Capture) milik BCA, semua tanpa dikenakan biaya. Saat ini, BCA Syariah mempunyai 11 kantor cabang yang terdiri dari 9 kantor di Jakarta dan 2 kantor di Surabaya. Produk pendanaan BCA Syariah berupa Tahapan iB, Giro iB, dan Deposito iB. Sementara itu, produk pembiayaan BCA Syariah berupa pembiayaan modal kerja iB, pembiayaan investasi iB, pembiayaan KPR iB, dan pembiayaan KKB iB.

Nasib 4.000 nasabah Bank UIB yang telah dikonversi menjadi BCA Syariah pun perlahan-lahan sudah dikonversi menjadi nasabah BCA Syariah. “Seluruh DPK sekitar 75%, sisanya akan dipilah sesuai dengan usaha atau bisnisnya, kalau bisnisnya belum syariah, tentu belum bisa dikonversi ke BCA Syariah,” ujar John. (ind/ib news)

 

 

Artikulli paraprakBogor Akan Dideklarasikan Sebagai Al Khaer City
Artikulli tjetërTabligh akbar, Keluarga sakinah ranting Biringkanayya DPC WI Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini