Bahasa Arab Perlu Perhatian

(HarianTribun Timur, Senin 28 Juni 2010 Hal.20)

Ma’had `Aly (Perguruan Tinggi) Al Wahdah telah menggelar lokakarya nasional dengan tema Menuju Pesantren Unggul Berbasis Ilmu Islam dan Bahasa Arab, Ahad (27/6). Kegiatan ini berlangsung di Gedung LAN Antang,Makassar.

Lokakarya ini dibuka Kepala Kementerian Agama Kota Makassar Abd Wahid MH dan diikuti para pengajar bahasa Arab dari beberapa pesantren, lembaga pendidikan dan perguruan tinggi Islam di Sulawesi Selatan (Sulsel). Pesertanya tidak hanya dari Sulsel, tapi juga ada yang datang dari Tarakan, Kendari, dan Samarinda.
   
Pada lokakarya tersebut, dosen senior Lembaga Ilmu  Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta Dr Muhammad Thoyyib asal Sudan tampil sebagai pembicara. Selain Thoyyib, Ketua Divisi e-Learning Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Unhas,  Yusring Sanusi Baso MEd juga hadir sebagai pembicara.
   
Yusring membawakan materi peran ICT dalam pembahasan bahasa Arab Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dosen Jurusan Sastra Asia Arab Unhas ini memaparkan sistem pembelajaran jarak jauh e-learning dan Program Pembelajaran Multimedia Interaktif untuk Bahasa Arab dengan nama Computer Assisted Language Learning (Call).
    Program Call ini dapat mengembangkan kompetensi bahasa Arab dalam tata bahasa, pengembangan kosa kata, kemahiran membaca, kemahiran mendengar dan kemahiran berbicara secara formal.
    Pada kesempatan itu, Direktur Ma’had `Aly Al Wahdah Ilham Jaya Abdurrauf Lc juga memaparkan bahwa bahasa Arab merupakan bahasa kaum muslimin yang universal dan bahasa kitab suci Al Quran.
    Dalam Quran, katanya, Allah Subhaanahu Wata’ala menyampaikan sendiri dalam firman-Nya bahwa Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab agar mudah dipahami (QS. Yusuf). Akan tetapi dalam kenyataan di masyarakat, kepedulian terhadap bahasa Al Quran tersebut belum mendapat porsi yang sepantasnya.

"Bahasa Arab sangat akrab dengan kaum muslimin. Sebab mulai dari doa, zikir, hingga bacaan salat yang setiap hari kita baca, itu semua menggunakan bahasa Arab. Sehingga semestinya memberikan perhatian dan mampu berbahasa Arab," paparnya.

   
Menurut Ilham, sebagai tuan rumah hajatan tersebut, lokakarya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga pendidikan di bawah Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah untuk menghidupkan bahasa Arab di tengah-tengah kaum muslimin. Sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih agamis dan lebih memahami pedoman hidupnya.
  
Lokakarya akan dilanjutkan, Senin (28/6) hari ini. Rencananya akan  diisi Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Hading MAg sebagai pembicara. Hari ini lokakarya dilanjutkan di Kampus Ma’had `Aly al Wahdah, di Kecamatan Manggala, Makassar. (*)

 

Artikulli paraprakBahasa Arab Perlu Mendapatkan Perhatian Lebih
Artikulli tjetërAlhamdulillah, Dua Relawan Makassar Sudah Masuk Gaza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini