Menutup Kebaikan dengan Istigfar

Surah Al Muzammil Penghujung ayat 20

ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“….Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Ayat ini berkaitan shalat lail, shalat yang tidak mudah, hanya orang-orang shaleh yang mampu melakukannya, mengorbankan jatah tidurnya untuk menghadap Allah

Orang yang rajin Tahajjud saja suruh banyak-banyak istigfar…

Ternyata semua ibadah yang diajarkan dalam Islam ditutup dengan Istigfar

Ketika kita telah wukuf di arafah, ibadah yang paling mulia waktu haji wukuf di arafah, kita menuju musdalifah, kata Allah: banyak-banyak lah istigfar

Ketika selesai Shalat, shalat ibadah yg mulia ditutup juga dengan kebaikan istigfar

Umar bin Abd.Azis rahimahullah Khalifah pada zamannya ketika mau menutup hari-hari Ramadhan, beliau utus surat ke Gubernur-gubernur nya dan menitip pesan, “tutuplah Ramadhan ini dengan melakukan zakat fitrah dan jangan lupa memperbanyak Istiqfar pada Allah Subhaanahu Wata’ala”

Jika ada yang bertanya, apa yang harus kita katakan menjelang tutup Ramadhan? kita katakan perbanyak istighfar pada Allah Subhaanahu Wata’ala

Karena kita sadar, Ramadhan hadiah yang terbaik untuk kita, yang belum kita tunaikan hak-hak nya sebagaimana mestinya. Ramadhan, tamu yang begitu agung, yang belum kita tunaikan hak-haknya sebagaimana mestinya, maka kita perbanyak istigfar kepada Allah
Subhaanahu Wata’ala.

Oleh: Dr. Muhammad Yusran Anshar, Lc., MA

Berita sebelumyaWIZ Bersama Masyarakat Indonesia Buka Dapur Umum di Yerussalem Palestina
Berita berikutnyaKhutbah Idul Fitri – MENJAGA NEGERI DENGAN RIDHO ILAHI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here