Asisten I Bupati-Kementerian Agama Hadiri Wisuda Santri Wahdah Gowa

Gowa, Sebanyak 243 santri dari 27 TK-TPA binaan LP3Q DPC Wahdah Islamiyah Gowa mengikuti Wisuda Santri VII bertempat di Gedung Haji Bate JL. Tumanurung Sungguminasa Gowa 16 Mei 2010. Peserta wisuda tersebut adalah santri yang telah mengikuti serangkaian ujian munaqosyah santri baik lisan maupun tertulis.

Hadir dalam wisuda santri VII ini Asisten I Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra Bapak H. Usman Tate, Kepala Kementrian Agama Gowa Bapak Drs. H.M. ahmad Muhajir AF, MH; Sekretaris Dinas Sosial Bapak Drs H. Syamsuddin Bidol, MM;  Kapolres Gowa, Camat Somba Opu, Lurah Sungguminasa. Hadir pula dalam kesempatan ini Ust. Umar Sholeh Staf Khusus Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah yang merupakan perintis/pelopor gerakan TK-TPA di Sulawesi Selatan.
   
Sebelum acara dibuka, diawali dengan penampilan tujuh Santri dari TK-TPA Nurul Istiqomah kampung jangka yang menghafalkan tiga materi terakhir ayat-ayat pilihan dengan irama murottal sederhana.

Santri-santri tersebut adalah alumni pertama metode tilawati yang merupakan metode terbaru dalam pembelajaran Al-Qur’an di TK-TPA. Juga di sela-sela acara tersebut ditampilkan pembacaan peraga Tilawati 2, hafalan surat ar-Rahman 1-30, hafalan an-naba & Abasa, dan da’i cilik
   
Dalam kata sambutannya, Ketua LP3Q DPP Wahdah Islamiyah mengingatkan bahwa Wahdah Islamiyah sangat memberikan perhatian yang besar terhadap pendidikan Al-Qur’an. Ini dibuktikan dengan tiga garapan yaitu TK-TPA, DIROSA (Dirasah Orang Dewasa), dan Tahsinul Qiro’ah. Acara wisuda ini merupakan puncak dari proses pembelajaran Al-Qur’an, yaitu keberhasilan santri, orang Tua, dan Ustadz/ah.

Namun wisuda bukanlah akhir segalanya, tetapi merupakan satu tahapan dari pembinaan dan masih harus dilanjutkan pada jenjang berikutnya yaitu tahfidzul Qur’an /TQA ( ta’limul Qur’an lil aulad) dengan target memantapkan bacaan Al-Qur’an dan menghatamkannya serta menghafal beberapa juz Al-Qur’an. Kita tak menghendaki bahwa setelah wisuda, anak-anak santri berhenti mengaji.
   
Begitu juga Kepala Kementrian Agama gowa, Drs. H.M. Ahmad Muhajir AF. MH sangat mengharapkan adanya persambungan pembinaan setelah wisuda.  Jangan putus sampai wisuda saja. Lebih lanjut beliau katakan bahwa tahun ini, Gowa telah menamatkan tidak kurang dari 10.000 santri yang dinaungi oleh 4 lembaga, yaitu sekitar 8.000 santri dari BKPRMI Gowa, 243 santri dari LP3Q Wahdah Islamiyah Gowa, dan sisanya dari Lembaga an-Nur dan yang ditangani oleh Kementrian Agama Gowa sendiri. Dari data ini maka LP3Q Wahdah Islamiyah Gowa telah menyumbangkan 2,43 % lulusan TK-TPA di kabupaten Gowa. Masih butuh kerja kerasnya LP3Q Wahdah Islamiyah Gowa terkhusus lagi para ustadz/ah untuk meningkatkan perjuangannya dalam membina anak-anak pada masa yang akan datang. Beliau juga menyinggung Siqransa /sanggar iqra’ dewasa sebagai gerakan pembinaan pembelajaran baca al-Qur’an di kalangan orang dewasa, perlu mendapatkan perhatian serius sebagai bagian dari pembinaan ummat.
   
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Bapak H. Usman Tate, memberikan sambutan dengan membacakan sambutan tertulis Bapak Bupati Gowa. Beliau juga memberikan apresiasi yang positif terhadap penampilan-penampilan santri. Beliau mengomentari tentang metode belajar membaca al-Qur’an, yang menurutnya sudah ada 3 yaitu mengeja, iqra’ dan Tilawati.
   
Sebelum prosesi wisuda santri, terlebih dahulu dibacakan nama-nama santri yang berprestasi dari tiap TK-TPA, dan juga santri terbaik 5 besar, sekaligus pemberian hadiah yang diserahkan oleh kapolres Gowa. Prosesi wisuda dilaksanakan  dengan sangat hikmat, diawali dengan pembacaan nama-nama santri, kemudian maju dan naik ke panggung untuk menerima ijazah dan ucapan selamat dari para pejabat pemerintahan yang hadir dan dari Ketua DPC Wahdah Islamiyah Gowa Ust A. Tajuddin SM.
 

Artikulli paraprakKetua Umum WI Hadiri Undangan Makan Malam Dubes Saudi Bersama Tokoh Islam
Artikulli tjetërWahdah Makassar Diklat Sehari Pembina Dirosa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini