Antara Bermain Hoki dan Sholat

Date:

Antara Bermain Hoki dan Sholat

Perilaku para pemain olahraga Hoki di Kanada ini perlu di contoh oleh seluruh kaum Muslimin khususnya para pemain olahraga. Walau mereka asyik bermain hoki, mereka tidak melupakan kewajiban mereka sebagai seorang Muslim yaitu melaksanakan sholat tepat pada waktunya.

Teriakan para pemain dan kebisingan stik hoki yang saling berbenturan, para pemain tim liga hoki Madina Ball sedang mencoba untuk melakukan manuver memasukkan bola ke gawang lawannya.

Namun antusias para pemain Muslim tersebut harus menunda permainan sewaktu suara adzan berkumandang.

Segera mereka melepaskan helm dan meletakkan stik hoki mereka ke lantai dan segera menyambut seruan adzan untuk segera melaksanakan sholat.

"Anda harus selalu mengingat waktu sholat," kata Safi Habib komisaris pada tim hoki Madina ball yang merupakan tim hoki muslim yang berada di timur kota Toronto kepada surat kabar Toronto Star pada hari Sabtu kemarin (25/7).

Dengan segera para pemain tim hoki Madina Ball melaksanakan sholat di sudut pusat komunitas Milliken Mills.

"Waktu yang terbaik untuk bermain hoki adalah malam hari, karena pada waktu matahari tenggelam ataupun setelah matahari tenggelam waktunya sangat singkat," kata Habib salah seorang pemain.

Setelah melaksanakan sholat, para pemain muslim tersebut kembali melanjutkan permainan, dalam rangka persiapan untuk pertandingan Madina Cup pada pertengahan Agustus nanti.

Seperti seluruh warga Kanada, muslim Toronto berbagi semangat khusus untuk hoki, dengan lebih dari 400 muslim bermain di berbagai klub hoki diseluruh kota Toronto.

Setiap jumat malam di Markham, delapan tim hoki bertemu dalam permainan yang keras, namun sopan santun dan kepatuhan terhadap nilai-nilai prinsip Islam menjadi patokan mereka.

Selama permainan, para pemain menghindari teriakan yang berupa sumpah serapah, kemarahan atau menyerang secara kasar pemain lain.

Sumpah serapah dan tindakan kasar dalam pertandingan akan mengakibatkan jatuhnya hukuman skorsing pada para pemain yang melakukannya," kata Habib.

"Kami mencoba untuk mengajarkan agama sebanyak mungkin dan yang sulit untuk dilakukan jika kamu mengijinkan para pemain berkelahi."

Umat Islam merupakan 1,9 persen dari 32,8 juta penduduk Kanada, dan agama Islam adalah agama terbesar kedua setalah agama katolik Roma.

Sebuah survei menunjukkan bahwa mayoritas umat Islam Kanada bangga menjadi warga Kanada dan mereka lebih berpendidikan daripada masyarakat umum lainnya.

Kisah sukses

Dengan bakat dan persiapan yang baik seorang pemain hoki muslim bernama Nazem Kadri telah membawa dirinya menjadi pemain profesional pada liga tim nasional hoki Kanada.

"Kami sangat menyukai melihat Nazem Kadri mengenakan seragam tim nasionalnya."

Pada komunitas masyarakat Muslim yang sedang tumbuh, hoki merupakan pilihan pertama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Pada komunitas imigran warga Pakistan dan India, permainan kriket dan hoki menjadi permainan yang dominan.

Permainan hoki juga menawarkan perbaikan ekonomi dan solusi praktis dalam bidang olahraga, tidak memerlukan peralatan yang banyak dan dapat menggunakan lapangan secara bebas sewaktu melakukan permainan.

"Mereka memanfaatkan keterampilan yang telah mereka pelajari dari orang tua mereka dari negara asalnya dan menggunakan hal tersebut dalam olahraga yang disukai oleh warga Kanada," ujar Habib.

"Mereka yang membawa budaya atletik dari negara-negara tersebut.

"Mereka ingin beradaptasi dengan apa yang warga Kanada lakukan dan permainan hoki adalah hal pertama yang ada dalam pikiran mereka."(fq/iol/eramuslim)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Wahdah Inspirasi Zakat Salurkan Paket Iftar Berisi Nasi dan Ayam Khas untuk Warga Khan Yunis

KHAN YUNIS, wahdah.or.id – Memasuki penghujung bulan suci Ramadhan,...

Jangan Sampai Tidak Hafal! Ini Doa yang Nabi Ajarkan Ketika Bertemu Malam Lailatul Qadr

MAKASSAR, wahdah.or.id - Ramadan tahun ini 1445 H/2024 M,...

10 Hari Terakhir Ramadan: WIZ Terus Layani Dapur Umum di Khan Yunis, Palestina, 432 Orang Terbantu

KHAN YUNIS, wahdah.or.id – Memasuki 10 hari terakhir Ramadan,...