(Palopo.wahdah.or.id)- Dalam mendidik anak hendaknya orang tua menerapkan prinsip mengajari dan mempermudah serta memberi kabar gembira dan tidak mempersulit. Demikian dikatakan Da’iyah dan Trainer Lembaga Muslimah Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (LM DPP WI), Ustadzah, Ir. Zulfaidah Agfar pada acara Dialog Parenting yang diselenggarakan LM Dewan Pimpinan Daerah (DPD) WI Palopo pada ahad (08/11). “Berikan kabar gembira bukan memberi ancaman”, terang Direktur Rumah Qur’ani Imam Bukhari ini. “Apabila kita marah pada anak, maka diamlah”, imbuh nya.
Sementara Dra. Fatma Rida Sabani, M. Ag yang juga merupakan narasumber dialog tersebut menekangkan pentingnya orang tua menjadi guru yang baik bagi anaknya. Selain itu dosen IAIN Palopo ini juga menguaraikan lima hal yang harus diperhatikan dalam mendidik anak, yakni, penerimaan terhadap anak, kasih sayang, menghormati atau menghargai keinginan anak, serta persahabatan atau menjadikan anak seperti seorang sahabat.
Selain itu Ketua Yayasan Permata Bunda ini juga mengusulkan agar dialog parenting diadakan di setiap kecamatan. Menurutnya kegiatan tersebut penting guna membangun kesadaran para orang tua yang belum memiliki pengetahuan tentang hal itu.
Dialog ini dihadiri dan dibuka oleh Sekretaris penggerak PKK kota Palopo Suriani Andi Kaso, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan LM DPD WI Palopo dan siap bekerjasama.“Kegiatan dialog parenting seperti ini mesti sering-sering dilakukan”, harapnya. Ibu Suriani juga menyampaikan kemungkinan kerjasama dengan Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kota Palopo pada masa yang akan datang dalam mengadakan kegiatan yang sama.
Panitia kegiatan berharap kegiatan ini menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antar Muslimah dan memberikan pencerahan tentang Parenting Nabawi. “Melalui kegiatan ini LM DPD WI Palopo berharap terjalin ukhuwah Islamiyah antar Muslimah di kota Palopo dan para peserta tercehkan akan pentingnya mendidik anak sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”, kata ketua panitia dalam sambutannya. (Ed: Sym)

Berita sebelumyaDPC WI BARANTI SOSIALISASIKAN BEKAM MELALUI PELATIHAN
Berita berikutnyaDibuka MUI, 600 Warga Gorontalo Antusias Ikut MRQ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here