GOWA, wahdah.or.id – Dalam 2 hari, terhitung 2 sampai 3 Mei 2019, Wahdah Islamiyah meresmikan 5 masjid yang berlokasi di Gowa dan Maros, Sulawesi Selatan. Dari Ke 5 masjid tersebut 4 diantaranya berada di wilayah kabupaten Gowa yakni masjid Ummul Mu’minin Aisyah Radhiyallahu Anha di Perumahan Kalimata, Masjid Usman bin Affan di Perumahan Sabrina Regency Manggarupi, Masjid Abu Bakar As Shiddiq di Perumahan kampus Teknik Unhas dan Masjid Syekh Abdul Latif Alu Abdul Qadir di Barombong. Satu masjid lainnya berlokasi di Moncongloe Maros yakni masjid Umar bin Khattab.

Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah ustadz Dr. Rahmat Abdul Rahman, Lc. MA., dalam sambutannya saat peresmian masjid Ummul Mu’minin Aisyah Radhiyallahu Anha, mengatakan masjid bukan hanya tempat untuk ibadah seperti shalat, tapi juga sebagai tempat menyelenggarakan pendidikan.
“Masjid bukan hanya dipakai untuk shalat, tapi dipakai untuk belajar al-Qur’an, anak-anak kita semakin dekat dengan al-Qur’an, sampai dia menghafal al-Qur’an,” ungkapnya di hadapan masyarakat yang menghadiri peresmian.

Ia juga berharap agar masjid dimakmurkan dengan kegiatan-kegiatan majelis taklim. “Silahkan Ibu-ibu buat majelis taklim di sini. Majelis taklim yang benar-benar belajar dan mengkaji ilmus Islam,” kata ustadz Rahmat.

Peresmian masjid juga dihadiri langsung penyandang dana dari Saudi yakni syaikh Dr. Abu Khalid Ahmad bin Hamd Al-Abdul Qadir. Ia juga memberi semangat kepada masyarakat untuk menjadi pemakmur masjid.

“Masjid adalah tempat yang paling dicintai oleh Allah di muka bumi ini, maka sebagai seorang mukmin hendaknya memberi perhatian yang lebih pada masjid daripada perhatian kita pada rumah-rumah kita, yaitu dengan mengambil peran dalam pembangunan masjid yang pahalanya akan dibangunkan sebuah rumah di surga,” kata Syaikh Abu Khalid yang menyandang gelar doktor bidang Tafsir dan Ilmu ilmu Al-Qur’an di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

“Setelah fisik bangunan masjid terbangun maka kita memakmurkannya dengan ibadah-ibadah yang diwajibkan seperti shalat wajib 5 waktu bagi laki-laki, ataupun ibadah-ibadah yang disunnahkan seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, taklim, dan sebagainya,” lanjut Syaikh Abu Khalid.

Staf Lembaga Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan (LP3) DPP Wahdah Islamiyah, Muharram mengungkap ihwal pembangunan 5 masjid tersebut. “7 bulan yang lalu beliau (Syaikh Abu Khalid) menawarkan pembangunan masjid ke Wahdah Islamiyah dan disambut baik oleh LP3 DPP Wahdah Islamiyah dengan bersama-sama melihat lokasi-lokasi yang dianggap cocok untuk pembangunan masjid.”

“Berkat Taufiq dari Allah, 5 masjid terbangun melalui beliau di tempat yang berbeda-beda dan diresmikan selama 2 hari,” pungkas Muharram.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here